Berita Kito Nian

Warga Lubuk Tunjung Keluhkan Jalan Rusak, Diusulkan Sejak 2016, Belum Direspon

SR/CE
RUSAK : Kondisi jalan di Desa Lubuk Tunjung Kecamatan SBI
Selamat Amin

SBI, CE – Warga Desa Lubuk Tunjung Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) berharap Pemda Rejang Lebong segera memperbaiki 2 titik jalan di desa untuk dilakukan perbaikan yang kondisinya rusak parah. Seperti jalan dari Karang Baru menuju Desa Lubuk Tunjung sepanjang 9 km dengan lebar 3 meter. Kemudian jalan dari Priang menuju Desa Lubuk Tunjung sepanjang 5 km dengan lebar 3 meter.Pantauan CE di lapangan, khususnya jalan dari Karang Baru menuju Lubuk Tunjung pada setiap tebingan kondisinya banyak rusak bahkan ketika hujan jalan tersebut menjadi licin. Untuk menghindari kecelakaan, banyak pengguna jalan memilih untuk mendorong kendaraannya untuk melewati tebing tersebut. Selain itu, juga terdapat lubang di jalan yang mengakibatkan banyak genangan air setelah hujan. Dimana yang dulunya bagus, saat ini yang tersisa hanya tanah merah di jalan yang menyebabkan becek setiap hujan.

“Untuk jalan Karang Baru ke desa itu terakhir dilakukan pengaspalan pada 2008 lalu, kemudian untuk jalan dari Desa Priang ke desa kita itu terakhir di aspal pada tahun 2011. Dimana saat ini kondisinya memprihatinkan,” sampai Kades Lubuk Tunjung, Selamat Amin kepada CE.Menurut Kades, kondisi tersebut sudah pihaknya laporkan kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PUPRPKP. Bahkan pengajuan proposal perbaikan jalan sudah dilakukan sejak tahun 2016, kemudian 2017 dan terakhir tahun 2018 kemarin sampai saat ini belum ada tindaklanjut dari pihak terkait.
“Termasuk usulan perbaikan jalan tersebut, setiap Musrenbang kepada Bappeda belum juga direspon,” katanya.Hanya saja menurut Kades, pada tahun 2018 lalu Dinas PU sudah melakukan pengecekan dan dilakukan survey. Dimana warga Desa Tunjung dijanjikan bahwa jalan tersebut akan diperbaiki tahun ini. Namun sampai saat ini, belum juga tampak bakal dilakukan perbaikan. Kades juga mengaku khawatir, 2 titik jalan tersebut kedepan tidak bisa lagi dilewati kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 karena kondisinya semakin rusak. “Selain sebagai akses menuju sekolah dari masyarakat desa, jalan tersebut juga dilintasi oleh pengguna jalan dari luar desa. Tetapi kembali lagi, saya mewakili masyarakat desa berharap agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki. Jika tidak, kemungkinan desa bisa jadi terisolir,” pungkas Kades. (SR1)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.