Beranda Berita Daerah Vaksinasi Kembali Digelar Usai Lebaran

Vaksinasi Kembali Digelar Usai Lebaran

7
0
Dok/CE Terlihat beberapa waktu lalu pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Lebong (10/5)

CE ONLINE – Usai lebaran idul fitri 1442 H / 2021 Dinas Kesehatan Lebong Kembali melaksanakan suntik vaksinasi di Kabupaten Lebong yang mana selama bulan Ramadhan sempat tertunda.

Kepala Dinas Kesehatan Lebong, Rachman SKM Msi mengatakan jika sebanyak 800 vaksin masih tersedia terhadap tenaga guru dan lanjut usia (Lansia) di bulan puasa. Maka dengan itu ia memastikan setelah hari raya Idul Fitri akan dilaksanakan.
“Vaksin saat ini masih tersedia sebanyak 800 vaksin sebelumnya bahwa telah dijadwalkan untuk vaksin di bulan Ramadan, akan tetapi cukup banyak lansia yang menolak karena sedang berpuasa dan memiliki beberapa macam panyakit, Sehingga kita batalkan, namun setelah lebaran nanti akan kita genjot untuk kegiatan vaksinnya,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan vaksin nantinya dengan target utama tenaga guru dan lansia. Nantinya akan dilihat siapa yang dulu menyatakan ia siap untuk divaksin, maka petugas kesehatan akan langsung melakukan vaksin.
“Sasaran yang minta duluan maka kita vaksin,” ujarnya.

Lebih lanjut Rachman mengatakan, dengan masih banyaknya vaksin yang belum disuntikan atau 800 dosis vaksin memang cukup banyak orang yang diluar sasaran utama untuk minta divaksin. Akan tetapi karena aturan yang mewajibkan terlebih dahulu tenaga guru dan lansia yang divakisn, maka harus mengikuti aturan terlebih dahulu.
“Kita mengejar sasaran yang wajib dulu,” tegasnya.

Hingga saat ini, sambungnya, penyuntikan vaksin sinovac di Kabupaten Lebong telah menjangkau sebanyak 2.160 orang lebih yang terdiri dari tenaga kesehatan, TNI dan Polri, pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong serta beberapa pihak lainnya termasuk para media
“Secara bertahap vaksinasi akan dilaksanakan,” tuturnya.

Selanjutnya dia menambahkan, untuk saat ini kasus warga Kabupaten Lebong yang dinyatakan positif Covid-19 ada sebanyak 127 orang. Dari total tersebut sebanyak 125 orang telah dinyatakan sehat dan sisahnya sebanyak 2 orang meninggal dunia.
“Itu data terakhir yang kita dapat dan berharap tidak ada lagi penambahan closter baru,” tutupnya. (CE8)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI SOSIAL MEDIA CURUP EKSPRESS DIBAWAH INI: