Tsk Narkotika Ternyata Napi Asimilasi

JACK/CE Napi asimilasi program dampak Covid-19 yang juga tersangka dalam kasus kepemilikan narkotika

KEPAHIANG, CE – YW (42) warga Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) yang berhasil diamankan Unit Sat Reskrim Polsek Ujan Mas beberapa waktu lalu. Diketahui merupakan residivis yang baru keluar dari Lapas Kelas II Curup, karena mendapatkan asimilasi dampak Covid-19.
Dikatakan Kapolres Kepahiang, AKBO Suparman, S.IK, MAP, melalui Kapolsek Ujan Mas Iptu Joko Trianto, S.Sos, jika YW, yang akan kembali menjadi penghuni Lapas Curup ini, pernah menjalani masa hukuman karena kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukun Polres Rejang Lebong.
“Tsk ini, diketahui merupakan residivis, yang baru saja keluar dengan adanya program asimilasi dampak Corona 3 bulan lalu,” ungkap Kapolsek.
Dikatakannya, YW kembali berurusan dengan hukum, karena mengulangi perbuatan serupa, dengan melakukan tindak pencurian kendaraan bermotor, milik salah seorang honorer RSUD Curup yang terjadi Jumat (24/7) di parkiran RSUD Curup di Kelurahan Durian Depun Kevamatan Merigi Kepahiang. Dan berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Ujan Mas pada Sabtu (25/5) di persembunyianny di Keluarahan Durian Depun.
“Kali ini, tsk akan kembali berurusan dengan hukum, dengan 2 kasus, pertama curanmor dan kedua soal kepemilikan narkotika jenis Sabu,” sebut Joko.
Masih dikatakan Kapolsek, saat penangkapan beberapa waktu lalu, pihaknya terpaksa haris memberikan tidakan tegas, dengan tembakan timah panas yang disarangkan pada 2 kaki tsk, tindakan tegas ini, sambung Kapolsek, diberikan petugas, karena saat akan diamankan tsk mencoba kabur.
“Sekarang ini tsk, sudah kami titipkan di Mapolres, karena pendalaman atas kepemilikan Sabu yangnkami dapatkan dari tsk,” tukasnya.
Sementara itu YW, yang sempat diwawancari, mengaku dirinya terpaksa harus mengulangi tindakan kriminalnya karena desakan hutang. Sementara sabu yang ada pada dirinya, diakui YW didapatkan dengan cara membeli pada seseorang yang ada di Curup Rejang Lenong.
“Untuk bayar hutang pak, sisanya kemaren itu saya beli sabu,” singkatnya.
Ditempat yang sama Kasat Res Narkoba Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah, SM, yang dikonfirmasi, mengaku masih mendalami soal kepemilikan Sabu tersebut yang didapatkan dari tsk.
“Itu kan baru pengakuan tsk, tapi kami belum mempercayainya, saat ini masih terus kami dalami, kemungkinan jika tsk ini juga masuk dalan komplotan pengedar,” singkatnya. (CE7)

Iklan

Comments are closed.