Total 139 ASN Absen, 23 Bolos

Ilustrasi
Ilustrasi

CURUP, CE – Sebanyak 139 Aparatur Sipil Negara (ASN) absen dan 23 diantaranya tanpa keterangan (bolos) pada hari pertama masuk kerja usai libur panjang hari Raya Idul Fitri 1440 H. Ini diketahui berdasarkan dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Inspektorat RL bersama BKPSDM, Satpol PP ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di RL.
Inspektur Inspektorat RL, Zulkarnain mengatakan data ASN yang tidak masuk tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Nasional dan Birokrasi Reformasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia.
“Dari hasil sidak yang kita lakukan, dan berdasarkan perekapan dari tim jumlahnya ada 139 yang absen,” sampai Zulkarnain.
Disampaikan Zulkarnain, dari 23 ASN tanpa keterangan paling banyak berada di Sekretariat Daerah. Angkanya berjumlah 4 orang dan sisanya berada di OPD. Sedangkan kalau untuk tingkat Kelurahan dan Kecamatan patuh, karena diketahui hampir tidak ditemui ASN yang tidak ngantor pada hari pertama.
“Kecamatan paling bagus, karena mereka upacara sekaligus mengumpulkan para pegawai,” kata Zulkarnain.
Lebih jauh dikatakan Zulkarnain, khususnya mereka yang tidak hadir akan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Dimana sesuai instruksi dan edaran dari Kemenpan-RB maka, ASN yang tanpa keterangan akan diberikan sanksi disiplin sesuai dengan PP 53 tentang disiplin PNS. Mulai dari sanksi ringan, sedang dan berat. Hanya saja, sanksi nantinya juga akan dikembalikan dan atas kebijakan pimpinan daerah.
“Bisa saja nantinya potong TPP atau sanksi lainnya. Namun kembali lagi pada kebijakan pimpinan daerah seperti apa,” ujarnya.
Disisi lain Zulkarnain menjelaskan bahwa tingkat kehadiran PNS di hari pertama masuk kerja mencapai 2482 dari ASN yang terlapor sebanyak 2631 pegawai atau dengan persentase kehadiran mencapai 95,2 persen.
“Sedangkan dari hasil monitoring khususnya untuk OPD sektor pelayanan publik sudah berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (CE5)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.