Beranda Berita Daerah Kepahiang Sudah 168 Kasus DBD

Sudah 168 Kasus DBD

21
0
H Tajri Fauzan, S.Km, M.Si

CE ONLINE – Mari kita lupakan sejenak masalah Corona Virus Diseasi 2019 (Covid-19), yang saat ini tengah mewabah dan sudah menyerang 14 warga Kepahiang, bahkan 2 diantaranya meninggal dunia. Ada masalah lain yang tetap harus kita perhatikan yaitu, Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepti disampaikan Dinas Kesehatan Kepahiang, sampai dengan kemarin Selasa, (8/9), kasus ini sudah menyerang sebanyak 168 warga Kepahiang, dan 1 orang dinyatakan meniggal dunia.
“Tidak ada yang kami lupakan, buktinya selain fokus dengan penanganan Covid-19, kami juga tetap fokus dengan masalah-masalah lain seperti DBD,” ungkap Kadinkes Kepahiang H Tajri Fauzan, S.Km, M.Si.
Dikatakannya, ini dibuktikan dengan Selasa, (8/9) Dinkes Kepahiang melaksanaka fogging diwilayah Perumnas Citra Arka Griya Kelurahan Padang Lekat Kepahiang, karena ditemukan ada 1 kasus DBD.
“Sampai dengan hari ini (Kemarin,red) data yang kami miliki baik dari laporan Puskesmas, atau dari Rumah Sakit, ada 168 kasus DBD,” ujarnya.
Memang untuk kasua DBD tahun ini disampaikan Tajri, kurang terekspos, karena kalah pamor dengan Covid-19. Namun bukan berarti tidak ditangani. Semua kasus DBD yang ditemui langsung dilakukan tindakan pencegahan oleh pihaknya dengan melaksanakan Fogging. Namun ditegaslan Tajri Fogging bukan satu-satunya upaya pencegahan penularan DBD. Yang paling penting dalam pencegahan DBD adalah kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Ada yang kami syukuri, jika dilihat dari siklus kasus DBD, tahun ini adalah tahun peningkatan kasus, tapi berkat usaha bersama, salah satunya kesadaran masyarakat untuk menjagan pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan, kasus DBD yang terjadi di kita (Kepahiang,red) tidak sampai melebihi prediksi kita,” kata Tajri.
Artinya, masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama tempat-tempat yang dimungkinkan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk prmbawa virus. (CE7)

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: