Berita Kito Nian

Siap-Siap Pencairan DD/ADD Tahap II

Bobby Harpa Santana

CURUP, CE – Hingga saat ini sudah hampir 95% Desa menyampaikan berkas untuk proses pencairan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) tahap I . Meskipun demikian, pihak Desa harus segera mempersiapkan proses pencairan tahap II.
“Tahap pertama pencairan DD sudah hampir 95% Desa melapor. Dan, kemungkinan hingga batas akhir pencairan tahap I semua sudah mencapai 100% Desa yang mengajukan. Dan, pada tanggal 29 juni sudah mulai mengajukan kembali untuk Tahap II,” ujar Sekretaris PMD Rejang Lebong Achmed Chalid melalui Kabid Kelembagaan Masyarakat Sosbud dan Pemdes, Bobby Harpa Santana.
Menurutnya keterlambatan proses pengajuan tersebut disebabkan peraturan baru dari Kemendagri. Serta, pemerintah Desa juga setelah membuat hardward pemberkasan juga harus menginput data tersebut pada program aplikasi sistem keuangan Desa (Siskeudes).
“Kita selalu mengadakan sosialisasi ditingkat Desa. Serta, juga menempatkan beberapa pendamping ahli sistem dimasing-masing kecamatan. Namun, kedepannya, kita juga selain memberikan sosialisasi mengenai sistem aplikasi pada benderaha Desa. Kedepannya, juga sosialisasi pada pendamping lokal tingkat kecamatan itu sendiri,” terangnya.
Selain itu pihaknya berharap meskipun laporan mengalami keterlambatan. Namun, laporan tersebut dikerjakan oleh pihak pemerintah Desa.
“Intinya, meskipun laporan ini sedikit terlambat. Kita pahami semuanya butuh proses. Karena sebenarnya pihak Desa ini sudah semua mengenai laporannya. Namun, saat menginput ke aplikasi ini yang sedikit terkendala dan lama prosesnya,” sampainya.
Sementara itu, diakui Zainal selaku camat Selupu Rejang. Bahwa, pihaknya menerima laporan dari beberapa kepala Desa mengaku selain terkendala di laporan APBdes juga penginputan pada sistem aplikasi Siskuedes.
“Laporan kasarnya sudah. Tapi, pengiputan ini lagi masih belum. Tapi, dibeberapa Desa seperti Desa Mojorejo sudah di ada laporan acc untuk pencairan DD maupun ADD itu sendiri,” pungkasnya. (CE3)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.