Sebelum Membunuh, Pembunuh Linda “Ngelem”

Rekonstruksi Pembunuhan Linda Kabupaten Kepahiang

KEPAHIANG, CE – Penyidik Sat Reskrim Polres Kepahiang Kamis (28/5) Pagi, bertempat di Mapolres Kepahiang, mengelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Linda (41), IRT Warga Desa Sosokan Baru Kecamatan Muara Kemumu yang langsung diperagakan oleh terduga pelaku Hendri Saputra (21).
Ada 8 adegan yang kemarin diperagakan terduga, mulai dari terduga yang berniat mandi dipemandian umum desa setempat sampai dengan terduga melarikan diri setelah berhasil menggorok leher korban dan membawa kabur gelang perhiasan korban yang belakangan diketahui imitasi. Sedangkan untuk peran korban diperagakan penganti.

BACA JUGA :


Adegan pertama yang dilakukan peran pengganti, terlihat korban pergi kepemandian yang jaraknya lebih kurang 50 meter dari rumah korban, dipemandian itu korban tidak sendirian melainkan ada beberapa warga lain yang juga mandi dan mencuci.
Dalam adegan selanjutnya pelaku Hendri Saputra datang juga kepemandian, hanya saja saat itu pelaku melihat masih banyak orang yang sedang mandi dan mencuci, sehingga pelaku menunggu tak jauh dari lokasi sembari menghisap lem aibon. Berselang 30 menit kemudian pelaku kembali melihat kepemandian dan hanya ada korban sendirian yang tengah mencuci, melihat situasi yang sepi pada adegan ke 3 pelaku langsung merangkul korban dari belakang dengan pisau yang diletakkan dileher korban sambil berkata agak korban menyerahkan perhiasannya. Namun usaha pelaku tidak semuda yang dia bayangkan, korban merontak dan berusaha melepaskan rangkulan pelaku. Melihat situasi adanya perlawanan korban, pada adegan berikutnya korban mengujamkan pisaunya kearah perut korban hanya saja dapat selalu dihalang dengan tangan korban, sedikitnya ada 6 luka tusuk yang ditemukan di tangan korban.
Korban yang merasa terancam terus berusaha melawan, hingga pada adegan 6 pelaku menempelkan pulisau keleher korban dan menghoroknya berulang ulang kali hingga korban terjatuh tak berdaya. Sampai pada adegan ke 7 melihat korban sudah tidak berdaya, pelaku mengambil gelang korban dan kabur meninggalkan korban sendiri dalam posisi tertelungkup dalam siring pemandian.
Dalam adegan terakhir (ke 8) dalam pelariannya pelaku melihat kalau gelang yang diambilnya dari korban bukanlah emas, sehingga gelang tersebut dibuang pelaku bersamaan dengan pelaku juga membuang pisau yang digunakannya menghabisi nyawa korban.
Dalam pelaksanaan rekons kemarin pelaku didamping PH dari Kantor Pengacara Zainudin, SH
Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, SIK, MAP Melalui Kabag Ops AKO Eka Chandra SH, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Umar Fatah SH MH mengatakan bahwa ada 8 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Dimana 8 adegan tersebut diperagakan pelaku dibantu anggota polisi yang bertugas. Sedangkan keamanan pelaku sendiri rekons terpaksa harus dilakukan di Mapolres Kepahiang.
“Ada 8 adegan yang diperagakan. Dimana rekonstruksi ini dilakukan guna memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku Hendri Rekonstruksi juga disaksikan oleh PH Pelaku,” Singkatnya
Untuk sekedar mencerahkan ingatan kita, peristiwa yang menggegerkan warga Kecamatan Muara Kemumu ininterjadi pada Rabu (6/5) sekira pukul 07.30 WIB. Warga dikejuykan dengan penemuan mayat perempuan yang tergeletak dalam siring pemandian. Korban diketahui bermana Linda (41) warga desa setempat. Tidak perlu waktu lama Polisi yang langsung turun ke TKP, hari itu juga sudah berhasil.mengantongi identitas pelaku yang tidak lain adalah teyangga.korban sendiri yang baru 2 bulan bebas dari LP Curup karena kasus Curanmor.
Butuh waktu 5 hari bagi jajaran Polres Kepahiang untuk bisa meringkus pelaku, tepatnya Minggu (10/5), pelaku berhasil diamankan di wilayah Lubuklinggau Sumsel, saat pelaku akan berusaha kabur dengan menumpangi kereta api. (CE7)

Iklan

Comments are closed.