RSUD Jalur Dua Jangan Dipermainkan, Ali: Ini Soal Kesehatan

Ilustrasi RSUD Curup
Ilustrasi

“Pada initinya hal ini terjadi akibat memaksakan kehendak,” Ujar Ali

CURUP, CE – Ketua DPRD Rejang Lebong M Ali ST meminta Pemkab untuk tidak main – main terkait RSUD Jalur Dua Kelurahan Durian Depun di Kecamatan Merigi Kepahiang. Pasalnya RSUD merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang dimiliki masyarakat saat ini. Sehingga adanya perpindahan kembali pelayanan RSUD Jalur Dua ke RSUD Curup Kelurahan Dwi Tunggal akan merugikan mayarakat.
“Kita sendiri sebelumnya sudah setuju perpindahan, namun dengan catatan tidak merugikan masyarakat. Tetap jika seperti ini sudah merugikan masyarakat karena sudah pindah ke Jalur Dua dan mau dipindahkan lagi ke Dwi Tunggal,” sampai M Ali ST kepada wartawan kemarin.
Menurut politi Gerindra ini, jika sejak awal belum siap seharunya jangan dipaksakan untuk pindah.
“Pada initinya hal ini terjadi akibat memaksakan kehendak,” katanya.
Lebih jauh dikatakan Ali pihaknya sendiri meminta kepada Pemkab untuk bisa serius untuk menyelesaikan masalah RSUD ini, sehinga jika memang dilakukan perpindahan nantinya dipindahkan secara total dan benar – benar tidak lagi adanya masalah yang harus menjadi kendala.
“Tentunya perpindahan meliputi dari segi adminitrasi dan yang lainya juga,” terangnya.
Pihaknya juga menyampaikan dengan kembali pindah ke RSUD Curup pihaknya minta untuk dilakukan pembenahan management begitu sarana harus dilengkapi.
Tambahan RSUD Jalur Dua
Terpisah Direktur RSUD Curup drg Asep Setia Budiman menyampaikan jika pihaknya melakukan perpindahan kembali ke RSUD Curup karena memang pihaknya enggan rugi. Yang mana jika operasional rawat jalan masih berada di RSUD Jalur Dua, maka klaim BPJS untuk rawat jalan akan ditunda.
“Sampai saat ini saja untuk rawat jalan masih belum dibayarkan mulai dari Februari sampai dengan April ini. Apalagi syarat dari BPJS harus satu fokus, satu nama dan satu tempat dalam pelayanan,” terangnya. (CE1)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.