RSUD Jalur Dua Bakal Gunakan Alkes Baru

ADIT/CE
Pekerja tengah mengerjakan bagian atap salah satu bangunan RSUD Jalur Dua

CURUP, CE – Bupati Rejang Lebong DR H Ahmad Hijazi SH MSi menargetkan dalam waktu dekat, relokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup ke RSUD Jalur Dua segera dilakukan. Di sisi lain, Bupati menyebut jika peralatan atau alat kesehatan (Alkes) yang akan digunakan pada RSUD Jalur Dua merupakan peralatan baru.
“Semua peralatan yang kita siapkan di RSUD tentu peralatan yang baru,” sampai Bupati kepada wartawan.
Dengan adanya Alkes yang baru, Bupati berharap penambahan Alkes baru tersebut diiringi dengan pelayanan yang semakin baik. Ditambah lagi, dengan adanya penyegaran ditubuh RSUD Curup dengan Direktur yang baru, diyakini Bupati pelayanan lebih baik dan prima bisa diwujudkan. Sementara berkaitan dengan Alkes yang lama, nantinya akan diserahkan kepada Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kabupaten RL.
“Alkes yang lama, akan kita hibahkan ke Puskesmas. Dengan harapan, Puskesmas juga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang berobat ke Puskesmas,” ujar Bupati.
Lanjut Bupati, tentunya untuk melihat keberhasilan terhadap layanan kesehatan. Ada 4 faktor yang harus dicapai, yakni infrastruktur berupa fasilitas gedung, peralatan kesehatan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan prima.
“Jadi selain Alkes, faktor penunjang lainnya yakni gedung, sdm dan pelayanan. Jika kesemuanya dipenuhi, saya yakin pelayanan kesehatan bisa berhasil,” kata Bupati.
Sebelumnya terkait relokasi ke RSUD Jalur Dua, Bupati berharap keberadaannya jangan lagi menjadi persoalan. Tapi yang terpenting bagaimana keberadaan rumah sakit ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat banyak. Bukan hanya masyarakat Rejang Lebong saja, namun juga bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat dimanapun.
“RSUD Jalur Dua ini aset negara, dibangun negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi jangan sampai ada persoalan lagi kedepan, keberadaan rumah sakit ini bisa dimanfaatkan siapapun,” pungkasnya. (CE5)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.