Rencana Masuk Sekolah Dikaji Ulang

Dr Hartono MPd

“Semula memang 13 Juli, awal tahun ajaran baru, kita akan kembali mengaktifkan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, walau dengan tetap memgikuti protokol kesehatan, akan tetapi dengan adanya 3 kasus Covid-19 baru ini, kemungkinan rencana itu kita akan kaji ulang,”

Kadis Dikbud, Dr Hartono MPd

Ilustrasi/Net

KEPAHIANG CE – Status kabupaten zona merah Covid-19 yang menempel untuk Kepahiang saat ini, diprediksikan akan memperpanjang waktu kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Kepahiang akan kembali perpanjang sampai dengan batas waktu yang belum bisa dipastikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kepahiang Dr. Hartono, M.Pd mengatakan, jika sebelumnya pihaknya, sudah menyusun sejumlah persiapan teknis, terkait dengan kesiapan untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Setelah 4 dari 5 pasien Positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kepahiang.
“Semula memang 13 Juli, awal tahun ajaran baru, kita akan kembali mengaktifkan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, walau dengan tetap memgikuti protokol kesehatan, akan tetapi dengan adanya 3 kasus Covid-19 baru ini, kemungkinan rencana itu kita akan kaji ulang,” ungkap Hartono.
Ini tegas semua tegas Hartono, dikarenakan Kepahiang kembali berstatus zona merah, yang dalam petunjuk Kemendikbud RI, daerah yang berada dalam zona merah Covid-19, belum diperkenankan untuk melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah.
“Kami tidak mau mengambil resiko besar, adanya klaster baru dari sekolahan, jika kami memaksa untuk kembali mengaktifkan belajar mengajar disekolah. Jadi dengan kejadian ini terpaksa harus kita perpanjang lagi metode belajar dari rumah,”jelasnya
Disinggung sampai kapan, akan kembali mengaktifkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, Hartono mengaku tidak bisa memastikannya. Tegas Hartono semua tergantung pada kondisi perkembangan kasus corona di Kepahiang.
“Untuk waktu sendiri, kami belum tahu sampai kapan apakah sampai 2021 atau sampai dengan menunggu kepastian kesembuhan 3 pasien positif terbaru ini,” tukasnya (CE7)

Iklan

Comments are closed.