Rehab 3 Sekolah Rp 3,2 Miliar, Dikbud Sukses Raih DAK APBN

DOK/CE Salah satu sekolah rusak yang ada diwilayah Lembak.
DOK/CE
Salah satu sekolah rusak yang ada diwilayah Lembak.

Daftar Rehab Sekolah dari DAK APBN 2019 di Rejang Lebong

  • 1. SD Negeri 03 Kelurahan Banyumas Kecamatan Curup Tengah
  • 2. SD Negeri 161 Desa Taktoi Kecamatan Padang Ulang Tanding (PUT)
  • 3. SMP Negeri 23 Desa IV Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran

CURUP, CE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong sukses mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2019 senilai Rp 3,2 Miliar lebih. Anggaran tersebut direncanakan akan digunakan untuk proses rehab 3 sekolah yang ada di Rejang Lebong, baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).
“Ada 3 sekolah yang sudah mengajukan dan akan kita rehab ditahun 2019 ini. Anggarannya sendiri dari DAK. Untuk Sekolah Dasar (SD) ada 1 miliar dan SMP ada Rp 2.448.080.000. Jadi, ditotalkan dari DAK sendiri sekitar Rp 3,2 M lebih dan anggaran ini termasuk di dalamnya operasional atau penunjangnya,” sampai Kadis Dikbud Rejang Lebong, Drs Noprianto MM kepada CE.
Adapun dari 3 sekolah yang direhab tersebut, yakni SDN 03 Kelurahan Banyumas Kecamatan Curup Tengah, SDN 161 Desa Taktoi Kecamatan Padang Ulang Tanding (PUT) serta SMP Negeri 23 Desa IV Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran. Ke-3 sekolah tersebut direhab baik rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi perpustakaan, pembangunan ruang kelas baru, pembangunan toilet, dan rehabilitasi ruang laboratorium IPA dan komputer.
“3 sekolah ini untuk SD ada 2 sekolah dan SMP ada 1 sekolah. Jadi, anggaran DAK 2019 tersebut diperuntukkan perbaikan infrastruktur sekolah guna menunjang kegiatan belajar dan mengajar di 3 sekolah tersebut,” terang Noprianto.
Sementara mengenai besaran anggaran yang diperoleh masing-masing sekolah nantinya bakal bervariasi. Ini karena ada yang pekerjaan rehab ada juga pembangunan gedung sarana pendidikan. Mengenai pencairan DAK tersebut sendiri nantinya akan dilakukan dalam beberapa tahapan.
“Masing-masing sekolah dasar mendapat berapa itu bervariasi. Namun, DAK ini dicairkan secara bertahap. Tahap pertama ada 25 persen. Kemudian, kedua 45 persen. Dan, tahap ketiga, sesuai sisa kebutuhan lembaga pendidikan. Dan, kita saat ini masih menyusun perlengkapan berkas tersebut. Kemungkin Juli DAK tersebut bisa dicairkan,” pungkas Noprianto. (CE3)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.