Berita Kito Nian

Realisasi PAD Baru 16,42 Persen

HABIBI/CE
Proses penginputan laporan penerimaan PAD di Rejang Lebong.

CURUP, CE – Sampai dengan tanggal 8 Mei 2019, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Rejang Lebong baru 16,42 persen. Jumlah tersebut setara Rp 16.251.961.509,98 dari target 99.001.339.802,73. Adapun PAD tersebut didapatkan berdasarkan laporan penerimaan PAD di 12 dari 14 OPD Pengelola PAD dengan rincian Sekretariat Pemda per bulan Mei berhasil mengumpulkan PAD sebesar Rp 24.604.000 dari target sebesar Rp 112.612.500 atau 21,85 persen. Kemudian BPKD berhasil mengumpulkan Rp 5.547.666.397,98 dari target Rp 42.888.622.452,23 atau terealisasi 12,94 persen. Dinas Kesehatan baru terealisasi Rp 2.237.613.642 dari target Rp 7.296.904.187 atau 30,67 persen. RSUD Curup baru terealisasi Rp 7.482.953.730 dari target Rp 44.000.000.000 atau 17,01 persen. Selanjutnya Puskesmas Curup terealisasi Rp 369.296.200 dari target Rp 1.347.728.000 atau 27,40 persen. Puskesmas Perumnas baru terealisasi Rp 202.774.750 dari target Rp 812.100.000 atau 24,97 persen. Dinas PUPRPKP baru terealisasi Rp 89.713.400 dari target Rp 483.100.000 atau 18,57 persen. Kemudian Dinas Perhubungan baru terealisasi Rp 109.395.390 dari target Rp 647.435.250 atau 16,90 persen. DLH baru terealisasi Rp 43.684.000 dari target Rp 322.200.000 atau 13,56 persen. Dinas Pariwisata baru Rp 127.300.000 dari target Rp 689.000.000 atau 18,48 persen. Dinas Pertanian dan Perikanan baru terealisasi Rp 11.160.000 dari target Rp 190.692.463 atau 5,85 persen. Dispora baru terealisasi Rp 5.800.000 dari target Rp 111.993.950 atau 5,18 persen. Sedangkan untuk Dinas Kominfo dan Disperindagkop dan UKM masih nol.
Plt Kepala BPKD RL, Zulkarnain SH melalui Kabid Penagihan dan Pendapatan, Hari Mulyawan SE mengatakan bahwa data penerimaan PAD tersebut masih bersifat sementara dan dipastikan terus bergerak.
“Masih sementara dan akan terus bergerak. Sementara untuk penerimaan PAD paling besar sementara Dinkes dengan persentase 30,67 persen dan Puskesmas Curup dengan persentase 27,40 persen,” ujarnya kepada wartawan.
Sementara itu Hari mengimbau, kepada OPD Pengelola PAD untuk terus menggenjot pendapatannya. Agar dapat mencapai target pada akhir tahun nanti.
“Kita minta para OPD untuk optimal dalam melakukan penagihan pada bidangnya masing-masing,” pungkasnya. (CE5)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.