Program JKN-KIS BPJS Kesehatan Terus Alami Peningkatan

BETA/CE 
Saat pelaksanaan Publick Ekspose BPJS Kesehatan Curup yang dilaksanakan pada Selasa (22/8) kemarin

CURUP, CE – Pencapaian kinerja program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Curup yang mencakup empat wilayah yaitu Rejang Lebong, Kepahiang, Lebong dan Bengkulu utara sendiri saat ini terus mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang awalnya pada tahun 2014 y

ang lalu hanya berkisar di angka 489.507 peserta darijumlah penduduk 776.434 jiwa, kemudian tercatat hingga Juni 2017 meningkat menjadi 493.466 peserta dari 805.669 jiwa.

“Sementara itu jika diakumulasikan hingga Agustus 2017 ini sendiri peserta JKN-KIS sudah mencapai 497.968 peserta,” sampai Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara dalam publick ekspose BPJS Kesehatan yang dilaksanakan pada Selasa (22/8) kemarin.

Dikatakan Syafrudin bahwa termasuk didalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan program JKN-KIS dari pemerintah daerah. Dimana untuk Rejang Lebong sendiri sebanyak 16.467 jiwa, kepahiang sebanyak 8.280 jiwa, Lebong sebanyak 16.260 jiwa dan Bengkulu Utara sebanyak 1.861 jiwa.

“Untuk Lebong sendiri itu baru saja mengalami kenaikan sebanyak 5000 peserta,” katanya. Lebih jauh Syafrudin mengatakan bahwa dengan naiknya jumlah peserta tersebut juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang melakukan kerjasama. Dimana saat ini BPJS Kesehatan Cabang Curup sendiri telah bermitra dengan 112 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), yang terdiri dari70 Puskesmas, 30 dokter praktik perorangan, 3 dokter praktik gigi perorangan, 2 klinik pertama, dan 7 klinik TNI/PoOLRI.

“Selain itu kami juga telah bekerjasama dengan 6 FKRTL yang terdiri dari 6 rumah sakit dimana termasuk didalamnya satu klinik utama, 4 apotek PRB dan 4 apotek obat kronis, serta 2 optik,” ujarnya. Tidak lupa Syafrudin mengutarakan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah ikut berkomitmen dalam mensukseskan program JKN-KIS. Bukan hanya komitmen namun juga dalam bentuk pembiayaan dan juga perluasan akses pelayanan melalui fasilitas kesehatan.

“Kami juga mengharapkan peran pemerintah daerah untuk semakin dioptimalkan baik dari kualitas maupun dari pelayanan kesehatan sehingga drajat masyarakat semakin meningkat,” ungkapnya. Sementara itu dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mmpercepat cakupan berbagai inovasi juga telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Salah satu inovasi yang telah dilakukan saat ini adalah dengan mengembangkan pendaftarana melalui dopbox di kantor cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan dan kantor Kecamatan.

“Selanjutnya ada juga pendaftaran melalui PPOB, kader JKN, bahkan dapat juga mendaftar melalui aplikasi mobile JKN,” pungkasnya. (CE2)

Comments

comments

Iklan