Berita Kito Nian

Polisi Cokok Residivis Curanmor, Kasus Sabu, Yah Masuk Penjara Lagi

RENNI/CE
Pres rilis tangkapan kasus narkoba di Mapolres Curup.

CURUP, CE – Baru sekitar tiga bulan keluar dari Lapas Klas IIA Curup. Tersangka AS (30) warga Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi terpaksa harus diamankan pihak Mapolres Rejang Lebong pada Senin (9/4) kemarin. Hanya saja yang dilakukan AS kali ini berbeda dengan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sebelumnya dilakukannya. Bapak dari dua anak ini harus diamankan kembali setelah kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. “Tsk kita amankan pada Jum’at tanggal 5 April sekitar pukul 16.30 wib dengan barang bukti satu bungkus paket narkotika jenis sabu dengan total berat 10,18 gram,” sampai Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Narkoba Iptu Sampson Sosa Hutapea SIK saat di konferensi pers, Senin (9/4) kemarin.

Adapun kronologis tangkapan pelaku yang berprofesi pedagang manisan di Desa Pelalo ini diduga saat pelaku akan melakukan transaksi narkoba di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. Kemudian personil Polres melakukan penyelidikan dan saat diamankan serta dilakukan pengeledahan terhadap pelaku didapati 1 bungkus paket sabu yang dibungkus plastik klip bening. Selanjutnya pelaku dan BB diamankan di Polres Rejang Lebong.”Bermula saat pelaku sedang duduk di Simpang 3 Jalan kartini. Dari penyelidikan anggota kami pelaku menunggu karena diduga akan menjual barang tersebut kepada pelanggan. Lalu kami melaksanakan penyelidikan, mengamat-amati satu orang yang dicurigai dan melakukan pengeledahan dalam kantong pelaku didapatkan sebungkus paket narkotika jenis sabu-sabu. Kemudian pelaku diamankan dengan barang bukti di Mapolres Rejang Lebong,” jelasnya.
Selain itu disampaikan Kasat, BB yang dibawa tesangka bernominal hampir Rp 12 juta. Dengan pelaku diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.”Indikasi pelaku pengedar, karena dilihat dari nominal BB nya. Di uangkan sekitar kurang lebih Rp 12 juta. Dari pengakuan pelaku sudah satu tahun jadi pengedar. Untuk barangnya diakui pelaku dari Desa Kepala Curup dan mengedarnya hanya khusus di kota. Pasal yang diterapkan 114 dan 112 undang-undang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan minimal 5 tahun penjara. Disisi lain, diakui AS sebelumnya pernah terjerat kasus kriminal di Polres Rejang Lebong.”Iya, pernah sebelumnya ditangkap di Desa Pelalo kasus curanmor,” pungkasnya. (CW2)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.