PKK Dukung Pelestarian Batik Ka Ga Nga

HABIBI/CE Ketua TP PKK RL saat menyerahkan trophy kepada pemenang lomba fashion batik Pei Ka Ga Nga dalam rangka hari jadi Kota Curup yang ke-139.
HABIBI/CE
Ketua TP PKK RL saat menyerahkan trophy kepada pemenang lomba fashion batik Pei Ka Ga Nga dalam rangka hari jadi Kota Curup yang ke-139
Sumber : Panitia Fashion Batik Ka Ga Nga

CURUP, CE – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (PKK) Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (19/6) pagi menggelar lomba fashion batik Kaganga dalam rangka hari jadi Kota Curup yang ke 139. Acara yang dipusatkan di panggung utama lapangan Dwi Tunggal Curup dibuka langsung Ketua TP PKK RL, Ny Fitri Hertikasari A Hijazi SE didampingi Waka I Ny Hermita Iqbal Bastari, Waka II Ny Nilawati Denni.
Bunda Fitri sapaan akrab istri Bupati tersebut mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan kemarin, merupakan komitmen dan bentuk dukungan PKK RL terhadap pelestarian batik khas masyarakat RL. Karena menurutnya selain unik, batik Kaganga juga memiliki lebihan corak, warna dan bahan. Oleh karena itu, Bunda mengajak para peserta lomba batik Kaganga terlebih memakainya dengan sering di setiap kegiatan.
“Dengan seringnya memakai batik Kaganga, kita akan mencintainya. Itu akan terlihat hidup apabila cinta dengan yang dikenakannya. Saya berharap kepada masyarakat baik umum maupun kaum muda mulai dari anak, remaja dan pelajar agar lebih sering menggunakan batik Ka Ga Nga yang dampaknya juga akan membantu para pengrajin dalam mengembangkan batik Ka Ga Nga,” sampai Bunda.
Menurut Bunda, kegiatan lomba fashion batik Ka Ga Nga ini setiap tahun setiap hari jadi Kota Curup. Namun sangat disayangkan, peminat atau peserta masing sangat terbatas untuk mengikuti event ini sepertinya pencinta batik masih sangat kurang. Padahal, batik ini dapat digunakan dalam setiap kesempatan baik kegiatan formal dan non formal.
“Oleh karena itu, kegiatan ini kita mengambil tema aku cinta batik Ka Ga Nga dengan kategori kostum untuk pelajar adalah casual (pakaian santai) dan untuk kategori dinas kostum muslim/ muslimah modern. Dimana program ini dikemas untuk meningkatkan ragam corak dan kualitas produk kerajian. Dalam kesempatan itu, PKK Rejang Lebong secara khusus bergerak menjaga eksistensi dan melestarikan warisan budaya yang salah satunya batik Ka Ga Nga,” kata Bunda.
Lanjut Bunda bahwa batik Ka Ga Nga merupakan bagian tak terpisahkan atas pengukuhan Badan PBB UNESCO bahwa batik Indonesia menjadi warisan budaya tak beda yang ditetapkan pada 2 Oktober 2009. Kemudian ditetapkan sebagai hari batik Nasional dengan Keppres nomor 22 tahun 2009. Pengukuhan tersebut menjadi suatu kebanggan atas pengakuan Internasional terhadap seni budaya Indonesia.
“Ini merupakan tantangan bagi masyarakat Rejang Lebong untuk terus melestarikan, memelihara, dan melindungi batik Ka Ga Nga sebagai warisan budaya yang berkelanjutan. Saya sebagai Ketua PKK berpesan bahwa lomba ini sebagai salah bentuk dan upaya dalam pelestarian batik khas. Oleh karena itu, ini bukan tentang yang menang maupun yang kalah namun lebih dari mari bersama-sama dalam melestarikan batik khas kita,” pungkas Bunda.
Untuk diketahui lomba fashion batik Ka Ga Nga tersebut diikuti oleh 31 peserta baik dari pelajar, umum, anak hingga dinas/intansi yang ada di RL. Berdasarkan keputusan dari dewan juri, adapun pemenang lomba fashion batik Ka Ga Nga. Diantaranya untuk kategori umum untuk putri, juara pertama dimenangkan oleh Ulfia Rosilanda dari Dikbud, juara kedua Betti Yeniarti dari RSUD Curup dan juara ketiga Yulia Putri Utami dari Dinkes. Kemudian juara harapan 1 dimenangkan oleh Dian Purnama dari Dikbud, Siti dari Kecamatan Curup Tengah dan Egi Dia Safitri dari DLH. Untuk kategori putra umum, juara pertama dimenangkan oleh Aldo Farella, juara kedua Bersos Yoga dan juara ketiga Lingga. Untuk kategori anak/pelajar putri, juara 1 dimenangkan oleh Septia, juara 2 Anggun, juara 3 Callista, juara harapan 1 Sabil dan juara harapan 2 Jasmin. Sedangkan untuk putra nya, juara pertama dimenangkan oleh Fathir, juara kedua Atillah dan juara ketigas Bintang. Selain trophy, panitia juga memberikan medali dan uang pembinaan bagi pemenang lomba. (CE5)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.