Berita Kito Nian

Petani Harapkan Harga Jagung Naik

RENNI/CE
Petani jagung yang memperlihatkan minimnya buah tanaman jagung

CURUP, CE – Petani jagung Kelurahan Cawang Baru harapkan harga jagung naik. Ini mengingat kondisi produksi yang menurun dan akan memasuki panen raya. Hal ini disampaikan Johar (40) kelurahan cawang baru yang merupakan petani jagung.

“Harga jagung saat ini dari petani sekitar Rp 3000 per kilogramnya. Tapi, karena sekarang hasil panennya sedikit. Dan dari satu batang aja ada satu berbuah bahkan kualitasnya bisa dikatakan buruk. Jadi, harga segitu rasanya kurang seimbang. Bisa-bisa rugi kita tidak balik modal tadi,” ujarnya.

Mirisnya, Johar mengakui pihaknya pernah menjual harga jagung senilai Rp 600 perkilogram.

“Harga jagung saat ini, masih bisa kita tukar dengan beras. Kalau tahun lalu karena banyak yang nanam tadi harganya turun dratis, sampai ada yang tidak ada harganya lagi,” keluhnya.

Senada, disampaikan Hasim (54) warga Talang Ulu yang merupakan seorang petani jagung.

“Sebenarnya jagung saat ini mulai langkah. Sebab, banyak yang tidak nanam lagi karena turunnya harga dan tidak sesuai lagi dengan modal yang dikeluarkan tadi. Jadi, seharusnya harga nya sesuai dengan produksi yang ada. Ditambah lagi musim penghujan seperti saat ini. Sehingga untuk merawat jagung tadi agar kualitas dan hasil panen yang bagus kita susah. Makanya, banyak kualitas kurang bagus untuk dijual,” tambahnya.

Ditambahkannya, pihaknya sangat berharap kepada pemerintah untuk berupaya membantu masyarakat agar harga jagung bisa stabil kembali.

“Harapannya, pemerintah bisa mengupayakan harga jagung ini stabil. Jangan sampai malah makin turun lagi harganya. Sesuai keadaan produksi saat ini kalau bisa harga jagungnya naik,” pungkasnya. (CW2)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.