Penyakit Tidak Menular Rentan Menyerang Lansia

HAJROLLAH/CE Para lansia se Kecamatan Kabawetan saat mengikuti senam dilapangan Puskesmas Kabawetan pada sabtu (22/6).
HAJROLLAH/CE
Para lansia se Kecamatan Kabawetan saat mengikuti senam dilapangan Puskesmas Kabawetan pada sabtu (22/6).

KEPAHIANG, CE – Pihak Puskesmas Kabawetan menyampaikan bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, asam urat dan, sangat rentan menyerang masyarakat yang sudah memasuki usia pra lansia maupun lanjut usia. “Memang saat ini penderita penyakit tidak menular mengalami peningkatan dibanding penderita penyakit menular seperti TBC dan sejenisnya dan rata-rata terjadi pada pra lansia (45 tahun sampai 55 tahun) dan lansia (55 tahun keatas),” ujar kepala Puskesmas Kabawetan, Ns. Yevita. Dikatakan Yevita, ada beberapa faktor yang menjadi pemicu meningkatnya penderita penyakit tidak menular tersebut diantaranya faktor makanan dan faktor prilaku.

“Misalnya sayur santan, saat ini ditengah masyarakat mengkonsumsi sayur santan itu masih sangat tinggi, hal seperti inilah yang masih diabaikan oleh masyarakat padahal sangat berdampak terhadap kesehatan, konsumsi santan itu boleh tetapi jangan terlalu keseringan dan harus diimbangi dengan makanan sehat lainnya seperti sayuran dan buah-buahan selain itu juga prilaku atau kebiasaan buruk seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol juga merupakan faktor rentannya seseorang terserang penyakit tidak menular ini,” katanya. Ditambahkan Yevita untuk menekan angka tersebut pihaknya sudah Melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi pola hidup sehat, rutin melaksanakan pos pelayanan terpadu (Posyandu) hingga membentuk posbindu disetiap perkantoran.
“Penyakit tidak menular ini tidak bisa disembuhkan secara total tetapi dapat dicegah diantaranya menjaga pola makan dan menghindari makanan yang dapat memancing penyakit tersebut kembali menyerang (kambuh) selain itu rutin melakukan cek kesehatan mulai dari tensi darah, kadar gula, maupun kolestrol minimal satu bulan sekali terutama pada lansia serta rutin berolaraga seperti senam makanya kita setiap minggu rutin menggelar senam untuk para lansia ini,” pungkasnya. (CE8)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.