Pemda Jajaki Retribusi Pasar Kuliner

ADIT/CE
Kondisi Pasar Kuliner Lapangan Setia Negara

CURUP, CE – Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, saat ini tengah menjajaki terkait besaran retribusi yang dibebankan kepada pedagang. Ini mengingat Pasar Kuliner yang berada di Lapangan Setia Negara dalam waktu dekat akan mulai difungsikan.
Berkaitan dengan itu, Kadispar RL Dra Upik Zumratul Aini MSi mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan uji publik untuk menentukan besaran retribusi yang akan dibebankan kepada pedagang. Sembari menunggu uji publik tersebut, pedagang yang berada di Pasar Kuliner nanti untuk sementara belum dikenakan retribusi alias digratiskan.
“Untuk itu (retribusi), kita akan lakukan uji publik. Berkaitan dengan itu, kita juga berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan juga Bagian Hukum Setdakab Rejang Lebong. Selain itu publik, untuk menguatkan penarikan retribusi juga harus ada perdanya,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Upik, jika nantinya para pedagang di Pasar Kuliner sudah ditarik retribusinya, tentu hal tersebut juga akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemda RL.
“Jadi dengan ini, maka Pemda bakal mendapatkan sumber pendapatan baru,” sampainya.
Sementara itu, Upik mengatakan bahwa rencananya, relokasi Pasar Kuliner akan dilakukan sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 56 Desa Kabupaten RL. Dimana dalam relokasi tersebut, nanti pihaknya akan melibatkan dinas terkait
“Target kita relokasi Februari ini, kalau bisa sebelum pelaksanaan Pilkades,” ujarnya.
Di sisi lain terkait dengan pedagang yang bakal menempati lapak pada Pasar Kuliner tersebut, Upik mengatakan nantinya merupakan pedagang dari Pasar Bang Mego (Mambo). Bahkan menurut Upik, setidaknya saat ini sudah ada 23 pedagang yang telah bersedia untuk ditempatkan di Pasar Kuliner.
“Relokasi ini, sifatnya kita tidak berdasarkan paksaan. Melainkan kemauan para pedagang sendiri, namun yang saat ini sudah mendaftarkan dan bersedia ditempatkan di lapak tersebut, kurang lebih sudah 23 pedagang,” pungkasnya. (CE5)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.