Beranda Bengkulu Pembayaran Insentif Nakes Diklaim Lebih Baik, Dengan Sinergi 3 Menteri

Pembayaran Insentif Nakes Diklaim Lebih Baik, Dengan Sinergi 3 Menteri

5
0
IST/CE Webinar Sinergi Kebijakan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 Tahun Anggaran 2021.

CE ONLINE – Sinergi 3 lembaga kementerian, yaitu Kemenkes RI, Kemenkeu RI dan Kemendagri RI, mengeluarkan kebijakan strategis Tahun 2021, terkait pembayaran insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas menangani kasus Covid-19.

Di mana pembayaran insentif Nakes Penanganan Covid-19, dilaksanakan lebih transparan, akuntabel dan disesuaikan terhadap kondisi keuangan daerah.
“Jadi bagaimana pembayaran insentif tenaga kesehatan lebih baik daripada tahun 2020,” sampainya.

Hal tersebut disampaikan Plt. Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Supran, usai mengikuti Webinar Sinergi Kebijakan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 Tahun Anggaran 2021.

Dikatakannya, terkait dengan kebijakan tersebut, Pemprov Bengkulu melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, berupaya semaksimal mungkin menindaklanjuti hal ini.
“Tentunya pedoman dan Peraturan Menterinya sudah keluar, kami akan mempedomani aturan itu. Kemudian setelah hasil DPA refocusing telah kami terima, maka akan dibayarkan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, dikatakan Dirut RSUD M Yunus Bengkulu,Zulkimaulub Ritonga, bahwa ditingkat bawah, seperti tim verifikator maupun keuangan yang ada di rumah sakit, akan segera mempelajari dan melaksanakan pembayaran insentif tersebut. Baik dari rumah sakit provinsi, kabupaten-kota maupun dari kementerian.
“Jadi batas maksimal insentif itu tentu sesuai keputusan Menkes RI tahun 2020. Misalnya untuk dokter spesialis itu adalah 15 juta. Kmudian dokter umum 10 juta dan tentunya pembayaran sesuai kondisi keuangan daerah dan alokasi DAK dari pusat,” singkatnya. (CE2)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: