Berita Kito Nian

Pelayanan RSUD Jalur 2 Ditutup Sementara

Ilustrasi

CURUP, CE – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup Jalur 2 Ditutup sementara. Ini mengingat belum siapnya izin operasional Rumah Sakit Dua Jalur tersebut. Demikian disampaikan Direktur RSUD Curup, drg Asep Setia Budiman kepada CE.
“Untuk pelayanan RSUD 2 jalur karena persiapan mau kembali ke RSUD Dwi Tunggal pada hari Jum’at dan Sabtu ditutup. Nanti dibuka kembali pada hari Senin tanggal 13 Mei disini. Disana tutup dulu, karena banyak hal yang sedang berproses saat ini,” ujarnya.
Asep menjelaskan beberapa permasalahan yang mengakibatkan tutupnya pelayanan di RSUD Dua Jalur tersebut. Pertama mengenai pelayanan di RSUD dua jalur karena akses kendaraan umumnya masih terbatas.
“Jadi, sementara kita kembalikan dulu ke RSUD Dwi Tunggal untuk pelayanan rawat jalan tadi. Sehingga, pasien juga untuk pelayanan lain seperti laboratorium, radiolagi, dan rawat jalan itu satu tempat. Memang secara aturan rumah sakit itu harus ada rawat jalan, ada rawat inap, ada IGD serta penunjang pelayanan. Jadi, masyarakat tidak repot lagi bolak balik karena akses kendaraan umumnya terbatas kasihan masyarakatnya. Makanya, dipindah sementara karena akses jalan agak kesulitan untuk disana,” jelasnya.
Selain itu, Asep menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah melakukan rehabilitas pembangunan gedung. Sehingga, pihaknya berharap pelayanan di RSUD Curup bisa memberikan yang terbaik.
“Kedua sedang proses pembangunan lagi. Makanya, supaya pelayanan tidak terganggu dengan proses pembangunan, ada rehabilitasi gedung, juga ada pembangunan lain. Jadi, takutnya mengganggu pelayanan tadi. Dan, perizinan itu sedang berproses baik itu ijin operasional dan ijin praktek dokternya sedang berproses. Karena memang ada satu dua syarat yang belum terpenuhi. Dan juga syarat BPJS juga harus satu tempat,” sampainya.
Ditambahkan Asep bahwa pelayanan rawat jalan RSUD 2 jalur akan aktif kembali jika sudah perizinan, maupun semua fasilitas lengkap.
“Supaya pasien tidak repot lagi, kitakan evaluasi ini ternyata rawat jalan disana akses kendaraan umum terbatas pasien agak repot. Nanti kalau sudah lengkap rawat jalan sudah ada, begitupun penunjang juga sudah ada, direhabilitasi. Nanti semuanya bisa langsung dipindah kesana. Semuanya saat ini sedang disiapkan baik administrasinya dan bisa beroperasi kembali jika sudah lengkap semua. Jadi, tunggu dulu semuanya sampai selesai,” pungkasnya. (CW2)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.