Beranda Berita Daerah Kepahiang Pasutri Soru Baru Jalani Isolasi Tambahan

Pasutri Soru Baru Jalani Isolasi Tambahan

44
0
JEK/CE Pelaksanaan tes swab pasutri Suro Baru.

KEPAHIANG, CE – Karena memiliki riwayat penyakit penyerta dan memiliki keluhan. Saat ini pasien 12 dan 13 yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) warga Desa Suro Baru Kecamatan Ujan Mas terpaksa harus menjalankan isolasi tambahan. Bukan itu saja, dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang H. Tajri Fauzan, S.Km, M.Si, keduanya juga akan dilakukan pengambilan sampel swab evaluasi jika selama masa tambahan isolasi kedua pasien belum memiliki perkembangan.
“Seharusnya berdasarkan PermenKes yang baru soal penanganan wabah Covid-19, kalau tanpa gejala dan tidak ada penyakit penyerta, setelah 10 hari sejak dinyatakan konfirmasi positif, sudah bisa dinyatakan sembuh,” ungkap Tajri.

Hanya saja dikatakan Tajri, terhadap 2 pasien warga Ujan Mas yang konfirmasi positif. Dari laporan DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasein), Pasien 12 IB (44) yang juga tenaga medis pada Puskesmas Ujan Mas diketahui memiliki penyakit penyerta yakni bronchitis (radang paru). Sedangkan suaminya pasien 13 mengalami gejala batu dan pilek. Sehingga harus menjalani masa isolasi tambahan semala 4 hari.
“Karena ada gejala atau keluhan adanya riwayat penyakit penyerta, jadi harus ditambah waktu isolasinya,” ujarnya.

Adapun setelah menjalani masa isolasi tambahan,, selama 4 hari isolasi masih ditemukan gejala dan ada keluhan dari masing-masing pasien. Lanjut Tajri, pasien akan dilakukan pengambilan sampel swab evaluasi.
“Nanti kami evaluasi lagi, kami akan minta laporan dari DPJP, kalau selama isolasi tambahan ini membaik, maka tidak perlu kami ambil swab evaluasi, tapi sebaliknya kalau masih ada keluhan dari pasien, ya harus kami lakukan pengambilan sampel swab evaluasi,” beber Tajri.

Sampai Tajri, untuk 42 Nakes Puskesmas Ujan Mas, yang sebelumnya sudah mejalani isolasi dan sudah dilakukan pemeriksaan sampel swab, sudah dinyatakan sembuh karena setelah 10 hari isolasi, tidak ada yang ditemukan memiliki keluhan. terhadap 42 Nakes Ujan Mas, terhitung Senin (31/8) sabung Tajri, sudah kembali beraktivitas seperti biasa dimana tempat mereka bertugas sebelumnya.
“Untuk Nakes yang sebelumnya juga menjalani isolasi, sekarang sudah bisa kembali bekerja kembali, dan layanan Puskesmas Ujan Mas yang kemarin ditutup, sekarang juga sudah dibuka kembali,” tukas Tajri. (CE7)

Klik Juga Icon Medsos CE Dibawah Ini: