Beranda Berita Daerah PAD Lelang Mobnas Over Target

PAD Lelang Mobnas Over Target

9
0
ILUSTRASI/NET

CE ONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, belum lama ini baru saja melaksanakan penghapusan Aset, milik Pemerintah dengan cara lelang beberapa jenis aset seperti kendaraan roda 2 dan roda 4, yang dilakukan Bidang Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang.
“Ya Desember lalu, kita memang ada penghapusan aset milik pemerintah berupa kendaraan baik itu R2 maupun R4,” ungkap Kabid Aset BKD kepahing Dendi.

Total kendaraan yang dilakukan lelang dalam bentuk penghapusan aset milik pemerintah beberapa lalu. Sebut Dendi sebanyak 57 unit kendaraan dinas berupa sepeda motor dan mobil dinas.
“Tapi tidak semua laku, ada 1 unit kendaraan R4 yang tidak ada penawar,” ungkap Dendi.

Selain 1 unit R4 yang tidak ada penawar ada 2 R4 lain dan 3 R2 yang sudah ada pemenangnya, namun sampai dengan batas akhir penebusan, tidak dilakukan penebusan oleh pemenang yang sebelumnya sudah ditetapkan.
“Jadi dari 57 kendaraan yang dilelang itu, hanya ada 51 yang terjual, selebihnya 6 unit lagi berupa 3 R4 dan 3 R2 masih tersimpan dikami (Bagian Aset, red),” ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan Dendi, dari hitungan awal yang dilakukan KPKLN terhadap 57 unit kendaraan yang sebelumnya sudah dilakukan lelang, Pemkab Kepahiang hanya menargertan pendapatan sebesar Rp 800 juta.

Namun yang mengembirakan tegas Dendi, setelah proses lelang dilakukan Pemkab Kepahiang mendapatkan PAD dari proses tersebut sebesar Rp 1,69 miliar lebih atau melampaui 200 persen lebih dari dari target yang dihitung KPKLN.
“Seharusnya jika semuanya laku terjual bisa jauh lebih dari target, tapi karena hanya 51 unit yang terjual, PAD yang didapatkan sebesar Rp 1,69 miliar lebih,” sebutnya.

Terhadap 6 unit Ranmor yang belum terjual pada akhir tahun lalu (2019, red) tegas Dendi, akan kembali dimasukan dalam data penghapusan aset yang diperkirakan akan kembali dilakukan pihaknya pada pertengahan tahun ini (2020, red), bersama dengan usulan penghapusan aset yang saat ini masih dilakukan pendataan oleh pihaknya.
“Sekarang ini kami juga tegah menunggu usulan penghapusan aset lainnya, mudah mudahan pertengahan tahun ini akan ada lagi proses penghapusan aset milik Pemkab Kepahiang,” tungkas Dendi (CE7)

Ingin Langganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: