Output DD 2019 Diminta Transparan

RENNI/CE Penutupan Bimtek Pilkades di Hotel Griya Anggita, Rabu (27/11) kemarin.



RENNI/CE
Penutupan Bimtek Pilkades di Hotel Griya Anggita, Rabu (27/11) kemarin.

CURUP, CE – Dalam penggunaan anggaran dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD), dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Rejang Lebong, tak henti-henti mengingatkan kepada masyarakat desa untuk lebih terbuka informasi menggenai penggunaan anggaran tersebut. Disampaikan Plt Kadis DPMD Rejang Lebong Achmed Chalid, ST melalui Kabid Kelembagaan Masyarakat Sosbud dan Pemdes Bobby Harpa Santana bahwa dana desa harus sampai ke rakyat dan dirasakan manfaatnya. Makanya, kepada seluruh kepala desa diingatkan agar mampu mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel.
“Dan, juga seluruh warga desa akan tahu mereka punya hak untuk tahu apa yang sedang terjadi dan terlaksana di pemerintahan desa. Apalagi penggunaan DD menjelang akhir tahun 2019 ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Bobby menyampaikan, berdasarkan peraturan di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) sudah mewajibkan setiap kepala desa untuk mempublikasikan kegiatan.
“Sesuai juga dengan aturan minimal setiap desa memasang papan pengumuman untuk keterbukaan informasi. Dan, juga pihak desa diizinkan untuk mempublikasi baik di media cetak seperti media koran Curup Ekspress maupun media lainnya. Ini juga tergantung kebutuhan dan kemampuan anggaran dari desa,” jelasnya.
Sementara dengan adanya bentuk transparansi di setiap desa baik berisikan laporan mengenai semua hal yang berkaitan dengan dana desa. Hal ini tersebut agar masyarakat juga bisa ikut mengawasi
“Mulai dari berapa besar dana desa yang diterima hingga penggunaan atau realisasinya secara rutin. Sehingga, ada transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Karena, dana desa ini dipergunakan untuk pembangunan desa. Namun ketika kepala desa (Kades) menggunakannya diluar ketentuan yang berlaku. Tinggal jeruji besi lagi yang bicara tempat mereka,” sampainya.
Lebih jauh Bobby menambahkan dengan adanya keterbukaan informasi menjadi keberhasilan dalam pembangunan desa.
“Sebab semakin transparan pembangunan desa maka akan semakin sukses. Karena banyak yang mengamati, mencermat dan kinerja semakin baik,” pungkasnya. (CE3)



Comments

comments

Iklan

Comments are closed.