Beranda Berita Daerah Nyaris 2 Pekan Harga Cabai Masih Tinggi

Nyaris 2 Pekan Harga Cabai Masih Tinggi

46
0
ADIT/CE Terlihat pedagang saat menjual cabai di Pasar Atas Curup, (11/1).

CE ONLINE – Sejak libur natal dan tahun baru (Nataru) hingga sekarang, harga cabai masih melonjak tinggi. Meski begitu, penjualan di tingkat pengecer ini tetap stabil bahkan diburu pembeli. Pedagang mengaku jika cabai laris manis di pasaran. Seperti salah satu seorang pedagang pasar atas Sarifuddin (47) ia mengungkapkan, harga cabai sebelum Nataru mencapai Rp 33 ribu per kilogram. Namun jelang nataru harga cabai naik menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Begitu pula dengan cabai rawit yang semula dijual seharga Rp 30 ribu menjadi Rp 60 per kilogram.
“Dari pengepul harga sudah tinggi, sudah tinggi mas tidak tahu juga kenapa, sudah 2 minggu bukannya turun malah naik lagi,” katanya saat diwawancarai CE, Senin (11/1).

Baca Juga: Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tempe Ngeluh

Sarifuddin menduga penyebab kenaikan komoditas lantaran stok cabai terbatas di tingkat agen. Kendati demikian Sarifuddin mensoalkan harga cabai dengan harga selangit, angka permintaan pelanggan di tempatnya tidak mengalami penurunan. Justru diakuinya semakin laris manis. Dalam sehari saja, ia bisa menjual 20 kilogram hingga 25 kilogram cabai.
“Malah lebih lancaran mahal mas, Kalau mahal begini kan enggak ada yang jualan,” ungkapnya.

Hal berbeda diungkapkan pembeli warga Desa Air Duku Yuyun (34) mengaku khawatir jika harga cabai terus naik. Sebab selama ini cabai seperti menjadi bahan pokok yang harus disiapkan di rumah untuk di konsumsi sehari-hari.
“Ya jangan naik teruslah kasihan kami warga, karena kebutuhan rumah tangga saat ini juga banyak,” ungkapnya.

Yuyun berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi akan lonjakan harga cabai yang terjadi hingga saat ini sehingga, pembeli tidak kesusahan lagi saat membeli bahan pokok cabai tersebut. (CE8)

Ingin Langganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: