Berita Kito Nian

Korban Longsor Butuh Pelapis Tebing

HAJROLLAH//CE
Warga saat menunjukkan kondisi longsor yang terjadi awal bulan kemaren.

CURUP, CE – Warga Kelurahan Air Rambai yang rumahnya terkena dampak longsor, khawatir akan terjadinya longsor susulan. Kekhawatiran ini lantaran longsor dapat mengakibatkan rumah mereka terjun ke siring yang ada dibawahnya sehingga mereka sangat membutuhkan pelapis tebing.

Seperti disampaikan pemilik rumah yang terkena longsor, Santi (40) warga Rt 1 Rw 1 jalan Setia Kawan gang Rambutan bahwa dirinya sengaja memasang terval plastik untuk mengurangi dampak air hujan yang dapat mengikis tanah di tebing tersebut.

“Ya saat ini kami pasang plastik untuk melindungi tanah tebing dari air hujan, karna hanya ini yang dapat kami lakukan saat ini untuk mengantisifasi turunnya tanah akibat air hujan” ujarnya sambil menunjukkan terpal plastik yang dipasangnya di lokasi bekas longsor.

Dikatakan Santi bahwa pihak Dinas Sosial perna menyarakan kepada ketua Rt untuk mengajukan profosal kedinas terkait melalui pihak kelurahan.

“Waktu Dinsos memberikan bantuan kepada kami, Pihak dinsos perna berbicara langsung kepada pak Rt untuk segera mengajukan profosal bantuan pelapis tebing melalui pihak kelurahan untuk ditujukan ke PU ataupun BPBD,” sampainya.

Hal senada juga disampaikan oleh Muara Danata (42) berharap proposal bantuan pelapis tebing tersebut dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah melalui dinas terkait.

“Saya tidak tau saat ini proposal tersebut sudah sampai dimana yang jelas kami berharap dinas PU atau BPBD yang menerima proposal tersebut dapat menindaklanjutinya supaya kami tidak khawatir dengan longsor susualan,” katanya.

Sementara itu ketua Rt 1 Rw1, Zulian Efendi mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat proposal yang disaran kan oleh Dinsos bahkan sudah dimasukkan oleh pihak kelurahan ke dinas terkait.

“Sudah kita buat dan kita sampaikan ke pihak kelurahan bahkan kabarnya sudah dimasukkan tapi saya tidak tau pasti apakah ke dinas PU atau dinas BPBD,” Pungkasnya.(CW1)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.