Beranda Berita Daerah Kemacetan Bukan Salah Pedagang

Kemacetan Bukan Salah Pedagang

183
0
ADIT/CE Terlihat kondisi Pasar Atas Curup (12/1).

CE ONLINE – Kepala UPT Pasar Kabupaten Rejang Lebong, Saupi menyebut biang kemacetan jalan yang sudah lama terjadi di Pasar Atas Curup Kabupaten Rejang Lebong. Ia mengatakan bukanlah sepenuhnya kesalahan para pedagang, melainkan terlalu banyaknya kendaraan yang berlawanan arah dan juga memarkirkan motor di badan jalan.
“Pedagang yang berjualan di pinggir jalan itu sebenarnya tidak mempunyai lapak yang tetap, kita sudah sering peringatkan kepada mereka, tetapi masih juga mereka berjualan disana, jika lihat secara detail sebenarnya yang jadi permasalahnnya itu parkir dan jumlah kendaraan yang melawan arus, sehingga jalan itu terlihat menumpuk dan macet,” ungkapnya.

Diakui pihaknya sudah memberikan saran kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk dapat membuat pembatasan parkir ke sejumlah lahan parkir, sehingga masyarakat tau dimana yang melakukan parkir resmi ataupun parkir ilegal.
“Gunanya ada pembatasan parkir ini masyarakat itu tau dimana letak parkir yang aman yang tidak menggangu aktifitas jalan itu, ini kalau saya liat masih ada juga dari mereka yang melakukan praktik parkir liar di sejumlah tempat, malahan mengambil tempat para pedagang,” ungkapnya.

BACA JUGA:
1. Jalan Pasar Atas Kerap Macet
2. Pasar Atas Macet, Dishub Koordinasi ke Polres

Selain itu untuk mengatasi akan kemacetan yang terjadi di jalan Pasar atas tersebut, pihaknya saat ini tengah mengajukan perencanaan pembangunan Pasar Tradisional Modern (PTM) yang tempatnya di eks Terminal Pasar Atas Curup.
“Pengusulan itu udah dari tahun 2019 lalu, tetapi dikarenakan lahan tersebut masih status tanah milik perhubungan tingkat satu kita bisa mengajukan dan alhamdulilah sekarang sudah diserahkan kembali ke Pemda Rejang Lebong, maka dari itu kita saat ini tengah mengajukan pasar tradisional modern itu ke pusat, mudah-mudahan pembangunan yang kita ajukan ini bisa secepatnya di setujui, sehingga permasalahan seperti kemacetan tidak terjadi lagi dan juga harapannya pasar PTM ini nantinya mampu mengubah image orang bahwa Pasar atas Curup ini bisa maju dan tertata,” ujarnya. (CE8)

Ingin Langganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: