Keluarga Tauke Pisang Tewas Besimbah Darah

Ike/ce Suasana duka dirumah korban pembunuhan Talang Ulu.
Ike/ce
Suasana duka dirumah korban pembunuhan Talang Ulu.

CURUP, CE – Warga Talang Ulu Kecamatan Curup Timur dibuat geger. Ini setelah ditemukannya keluarga tauke pisang didaerah tersebut tewas secara mengenaskan. Dugaan sementara para korban yang terdiri dari Hasnatul Laili Als Lili (35) Binti Suardi serta dua anaknya yakni Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10)  tewas dibunuh.

Informasi yang beredar dilapangan bahwa pembunuhan keji yang dialami ketiganya dilakukan oleh orang dekat para korban. Karena pada jasad para korban penuh dengan luka pukulan benda tumpul pada bagian kepala dan juga luka lebam disekujur tubuh.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK kepada wartawan menyampaikan dari pemeriksaan yang dilakukan petugas dilapangan diketahui jika ketiga  korban dihabisi oleh pelaku pada pukul 05.30 wib,  dengan sejumlah pukulan di kepala dan korban pertama  Hasnatul Laili Als Lili Binti Suardi (35) yang berstatus janda tewas dikamar belakang rumahnya. Kemudian dua orang korban lainnya yang merupakan anak kandungnya yakni Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10) tewas dibunuh di ruang tengah.

“Dan mayatnya ini nampaknya sudah di seret dan dijadikan satu di ruang tengah dengan keadaan tidak enak di lihat,” sampai Kapolres.

Kapolres juga menuturkan jika korban sendiri nampaknya mengenali korban, yang mana  ini terlihat dari  seluruh pintu di TKP tidak ada yang mengalami kerusakan.

“Dan mayat sendiri ditemukan pertama kali oleh kerabat korban. Dimana sesaat ditemukan saksi langsung melapor pada pihak kita,” jelas Kapolres.

Sementara dari rumah korban pihak kepolisian telah melalukan olah TKP dan membawa sejumlah barang bukti alat yang digunakan oleh pelaku seperti balok pesergi panjang yang tidak terlalu besar, namun padat, sejumlah kabel, dan seprai.

” Untuk lebih lanjut kita tunggu hasil otopsinya,” tegas Kapolres.
Korban sendiri di otopsi di RSUD Curup, dan rumah korban di jaga oleh pihak kepolisian dan juga sudah diberikan garis polisi, untuk profesi sendiri korban adalah tauke pisang.

“Sementara untuk pelaku sendiri masih kita kejar, dan pelaku sendiri melarikan diri dengan mobil Suzuki APV Warna Gold  milik korban,” tambah Kapolres.

Disamping itu Mardi (40) kakak kandung korban menyampaikan jika dirinya sempat melihat pukul 07.00 wib melihat orang yang keluar dari rumah korban dan masuk menuju mobil korban yang terparkir di depan rumah korban. Yang mana orang tersebut sendiri mengenakan gamis dan jilbab.

” Aku nengok tapi aku pikir itu lili korban’ jadi idak di tegur, dan mobil arah bundaran ngebut,” singkatnya sedih. (CE1)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.