Beranda Bengkulu Jatah DAK Fisik Bertambah Rp 28 Miliar ,Hingga Akhir Maret Belum Terealisasi

Jatah DAK Fisik Bertambah Rp 28 Miliar ,Hingga Akhir Maret Belum Terealisasi

9
0
Syarwan SE MM

CE ONLINE – Pada tahun 2021 ini Provinsi Bengkulu dan 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu mendapatkan jatah DAK Fisik sebesar Rp 1,046 Triliun lebih. Jatah DAK Fisik tahun 2021 ini mengalami peningkatan dari tahun 2020 lalu, dimana tahun 2020 lalu Bengkulu hanya mendapat jatah DAK fisik sebesar Rp 1,018 triliun saja.

Ini artinya jatah DAK Fisik tahun ini bertambah Rp 28 miliar jika dibandingkan dengan tahun lalu. Namun dari data Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, hingga akhir bulan Maret kemarin belum ada satupun yang sudah mulai terealisasi.

“Untuk DAK Fisik hingga saat ini masih dalam proses ya,” sampai Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Syarwan SE MM, Jumat (2/4) kemarin.
Dikatakan Syarwan bahwa salah satu kendala DAK Fisik di Bengkulu belum ada yang terealisasi adalah akibat adanya kendala pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Namun secara teknisnya ia juga belum mengetahui secara rinci apa yang menjadi kendala belum terealisasinya DAK Fisik itu.

“Selain kendala di SIPD, salah satunya saya rasa yang membuat DAK Fisik belum terealisasi adalah akibat Provinsi Bengkulu termasuk beberapa Kabupatennya yang baru saja melaksankan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),” ungkap Syarwan.

Untuk diktahui bahwa dari total Rp 1,046 Triliun tersebut, jatah terbayak tentunya adalah untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Dimana Pemprov Bengkulu mendapatkan jatah DAK Fisik pada tahun 2021 ini sebesar Rp 201 miliar lebih.

“Sedangkan untuk Kabupaten Kota terbesar itu ada di Kabupaten Bengkulu Utara yakni Rp 144 miliar, dan disusul Kabupaten Kaur dan Seluma yang masing-masing mendapat Rp 106 miliar lebih,” ujarnya.


Selanjutnya ada Kabupaten Bengkulu Selatan yang mendapt jatah Rp 100 miliar lebih, dan Kabupaten Kepahiang dengan Rp 94 miliar. Kemudian Kabupaten Lebong Rp 74 miliar lebih, Kabupaten Rejang Lebong Rp 62 miliar lebih dan Mukomuko 53 miliar lebih.

“Terkecil itu ada di Kabupaten Bengkulu Tengah dengan total Rp 52 miliar lebih dan Kota Bengkulu yang hanya Rp 49 miliar lebih,” pungkasnya. (CE2)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Whatsapp +628 2178 6396 51

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: