Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Barang Bukti Senjata Tajam

CE ONLINE – YS (38) warga Desa Lubuk Belimbing  II Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) harus mendapatkan perawatan intensif tim medis. Ini setelah YS yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka mengangga akibat kena tusuk oleh suaminya sendiri yang bernama ZA (42).

Luka tusuk korban ini masuk kategori kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), lantran YS ditusuk dengam sebilah senjata tajam jenis pisau yang mengakibatkan luka mengangga pada lengan tangan kiri dan perut korban.

Informasi diperoleh wartawan, kronologis kejadian bermula saat tersangka bertengkar dengan korban tidak lain istrinya dan menuduh korban selingkuh. Lalu kemudian sang suami tiba-tiba menusuk korban dengan sebilah pisau sebanyak dua kali yang mengenai tangan lengan kiri korban luka sayat panajang 15 cm dalam 4 cm dan lengan kiri korban luka tusuk panjang 4 cm tembus sampai perut korban. Mirisnya setelah menusuk isrtinya pelaku melarikan diri.
“Korban sempat dibawah  ke puskesmas kota padang untuk mendapat pertolongan pertama lalu dilanjutkan dibawah ke RSUD Sobirin kota lubuklinggau guna mendapat kan perawatan secara intensif,” sampai Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno SIK MH melalui Kapolsek Kota Padang Iptu M.Zuhdi  kepada CE kemarin.

Kejadian yang terjadi pada hari Rabu (23/6) sekira pukul 21.00 Wib tersebut sontak membuat geger warga sekitar.

Menurut Kapolsek dari hasil penyelidikan dari keterangan tersangka yang juga suaminya. Korban yang ditusuknya dengan sebelah pisau merupakan istrih sah dari tersangka. Dan memang mereka sering ribut dan sempat pisah rumah karena tersangka sangat cemburu dengan korban.
“Tepat pukul 00.30 Wib tersangka berhasil diamankan dirumah keluarganya  di Desa  Lubuk Belimbing I Kecamatan (SBI), selanjutnya Tersangka diamankan di Mapolsek Kota padang guna penyidikan lebih lanjut,” tandas Kapolsek. (SR1)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: