Berita Kito Nian

Harga Cabai Turun 50 Persen

RENNI/CE
Pedagang Cabai saat melayani pembeli di Pasar Atas Curup.

CURUP, CE – Sempat menginjak harga Rp 80 ribu per kilogram. Saat ini harga cabai merah terpantau sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan, bahkan hingga 50 persen dari harga sebelumnya. Diungkapkan Junaidi (59) satu pedagang cabai di Pasar Atas Curup bahwa cabai merah sekarang sudah turun hingga Rp 40 ribu perkilogramnya.

“Dibanding sebelum lebaran masih diangka Rp 80 ribu perkilogramnya,” ujarnya Kepada wartawan CE, Selasa (11/6) Kemarin.
Junaidi menjelaskan penurunan harga cabai tersebut mengingat mulai banyaknya stok cabai pasca lebaran. “Kemarin H-2 lebaran maupun H+2 lebaran stok cabai ini hampir dikatakan tidak ada. Sedangkan, permitaan meningkat. Makanya, harga cabai sendiri yang paling bagus atau cabai halus mencapai Rp 100 ribu perkilogramnya,” jelasnya.
Pantauan CE, dibeberapa lokasi pasar tradisional Kota Curup harga cabai masih bervariasi. Dimana, hal tersebut tergantung kualitas cabai tersebut. Seperti, di Pasar DE yang berlokasi di Talang Benih, Curup. Pihaknya mengaku saat ini menjual cabai masih tergolong tinggi dibanding hari biasanya. Hal ini disampaikan Surti (45) yang merupakan pedagang sayur di Pasar DE. “Harga cabai perkilogramnya ada Rp 40 perkilogramnya. Dan, yang paling halus bentuk cabai Rp 50 ribu perkilogramnya. Namun, harga cabai ini masih tergolong tinggi. Biasanya berkisaran Rp 30 ribu perkilogramnya,” sampainya.Selain itu, Surti menyampaikan sementara ini harga komoditas sayuran lainnya tidak mengalami peningkatan yang begitu signifikan bahkan cenderung stabil.
“Harga sayuran sudah mulai stabil kembali sejak Senin kemarin. Sebelumnya, memang melonjak naik, karena belum adanya stok tadi, tapi kini semua sayuran sudah mulai stabil,” pungkasnya. (CE3)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.