Beranda Berita Daerah Hadang Pemudik, Perbatasan Kepahiang- Sumsel Dijaga Ketat

Hadang Pemudik, Perbatasan Kepahiang- Sumsel Dijaga Ketat

48
0
Redaksi CE Lampiran Kam, 29 Apr 16.02 (17 jam yang lalu) kepada antasaadi79 JACK/CE Simulasi penjagaan wilayah perbatasan untuk menghindari adanya arus balik

CE ONLINE – Sesuai dengan maklumat Kapolri dan Surat Edaran tiga Menteri yang melarang adanya aktifitas mudik pada perayaan idul Fitri 1442 H/2021 M, terhitung sejak 6 Mei hingga 17 Mei mendatang, guna memutus mata rantai penularan dan penyebaran Virus Corona, Personel Sat Lantas Polres Kepahiang, saat ini telah mendirikan pos pengawsan di daerah perbatasan Kepahiang Bengkulu- Empat Lawang Sumatera Selatan (Sumsel).

Ditegaskan Kapolres Kepahiang AKBP Suparman SIK, MAP, melalui Kasat Kantas Iptu Ferry Octaviari Pratama, SIK, MH mengatakan untuk efektifitas gelaran operasi tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Sat Lantas dari Polres Empat Lawang Polda Sumsel, dan akan melakukan penjagaan pada wilayah perbatasan secara bersama-sama yang pelaksanaannya sendiri baru akan dimulai 3 Mei mendatang.
“Koordinasi dengan Polres Empat Lawang Sumsel, baru saja selesai kami laksanakan, dan kami sudah bersepakat berdasarkan maklumat Kapolri, wilayah perbatasan provinsi akan kami jaga secara bersama-sama agaar tidak ada gelombang mudik pada lebaran tahun ini,” ungkap Kasat.

Dikatakannya, Pos penjagaan itu sendiri dibuat berbeda masing masing Polres, dengan letak didaerah perbatasan langsung. Dan operasi itu baru akan berlaku efektif terhitung sejak 6 Mei hingga 17 Mei mendatang.

Masih dikatakan Ferry, untuk pos penjagaan polres Kepahiang akan dibangun di Desa Muara Langkap Kecamatan Bermani Ilir yang berbatasan langsung degan Kabupaten Empat Lawang.
“Kami sudah sosialisasikan larang mudik ini jauh jauh hari, dan guna efektifitasnya kegiatan secara bersama sama dengan Sat lantas Polres Kepaahiang kami juga sudah melakukan simulasi,” ujarnya.

Ditegaskan Ferry, jika selama gelaraan operasi tersebut, jika didapatkan adanya arus mudik pihaknya memastikan kendaraan ataau oraang tersebut untuk putar balik dan dilarang untuk melanjutkan perjalanannya.
“Tidak boleh adanya mudik, dan ini dilakukan semata mataa untuk keselamatan orang banyak dan kita sendiri, karena itu jika nanti ditemukan kami pastikan mereka akan putar balik,” tukas kasat (CE7)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: