Ditandai Pemukulan Ketuk, Bupati Resmikan Pekan Seni Budaya HUT Curup

HABIBI/CE
PUKUL KETUK : Bupati RL didampingi Wabup beserta FKPD secara resmi membuka pekan seni budaya di lapangan Dwi Tunggal kemarin.

CURUP, CE – Ditandai pemukulan ketuk, Bupati Rejang Lebong DR H Ahmad Hijazi SH MSi didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan para pejabat lainnya, meresmikan pembukaan kegiatan pekan seni budaya dan pawai adat/ karnaval budaya dalam rangka HUT Kota Curup ke 139. Di samping itu, Bupati juga turut meresmikan pencanangan kegiatan bakti sosial TNI Manggunggal, KB dan Kesehatan Kabupaten RL.Dikatakan Bupati bahwa kegiatan pekan seni budaya dan pawai adat ini, tentu memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat. Karena selain memberikan aspek hiburan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengapresiasikan seni budaya daerah.

“Disamping itu, kegiatan ini juga memiliki makna yang strategis dalam upaya memberikan informasi pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat untuk menumbuhkembangkan semangat dan peran serta masyarakat untuk ikut berpartisipasi membangun kota Curup pada khusus dan membangun daerah pada umumnya,” ujar Bupati saat memberikan sambutan. Adapun berbagai kesenian dan budaya daerah pada kegiatan pekan seni buaya dan karnaval budaya diantaranya pawai kecamatan, festival lagu daerah, pagelaran seni etnis dan suku nusantara. Kemudian lomba tari kejei, lomba bekulo, lomba menulis dan desaian kaganga, lomba bujang semulen, lomba batik, lomba miniatur rumah adat dan berbagai kegiatan lainnya. “Dimana berbagai kegiatan tersebut akan menunjukkan nilai-nilai seni, budaya dan adat istiadat yang hidup berkembang dalam masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari komitmen dan kepedulian pemerintah daerah dalam pelestarian seni, budaya dan adat istiadat. Yang memang kegiatan tersebut dilakukan secara rutin setiap tahun,” sampai Bupati.Sementara itu Bupati juga berharap, kegiatan tahunan yang diselenggarakan pemerintah daerah bersama seluruh komponen masyarakat dapat dijadikan sebagai wahana dan sarana dalam kehidupan bermasyarakat. Sekaligus untuk memilih, memilah dan menangkal pengaruh-pengaruh negatif budaya luar sehingga seni, budaya dan adat istiadat tidak kehilangan status dan jati dirinya. “Di samping itu, ditengah keberhasilan yang telah kita raih kita tetap perlu waspada dan melakukan antisipasi untuk menjaga kondusifitas kehidupan agar tidak terkontaminasi krisis yang saat ini sedang menghadang di depan mata. Oleh karena itu, saya mengajak semua untuk menanamkan tekad dan membulatkan semangat agar kedepan kedepan seiring dengan semakin beratnya tantangan di berbagai sektor pembangunan. Kita dapat memberikan karya terbaik sesuai dengan profesi, tugas dan peran masing-masing dalam mewujudkan Rejang Lebong yang lebih baik,” kata Bupati.Di sisi lain, dalam kesempatan itu Bupati juga resmi melakukan pencanangan kegiatan Baksos TNI Manunggal dan KB Kes. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah menyambut baik dan mengapresiasi kepada TNI khususnya Kodim 0409/RL dan beberapa instansi terkait lainnya. “Karena momen pencanangan kegiatan Baksos tersebut diharapkan menjadi pelopor, motivator dan dinamisator dalam melaksanakan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kabupaten Rejang Lebong,” pungkasnya. (CE5)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.