Dibacok Orgil, 3 Urat Tangan Putus

CURUP, CE – Remaja 14 tahun dengan inisial (BM) warga Kelurahan Air Rambai Kecamatan
Curup, harus dilarikan ke RSUD Curup. Ini setelah dirinya secara spontan mendapat serangan dari seseorang yang tidak ia kenal.

Kejadian yang berlangsung di depan SLB Rejang Lebong yang berada di Tempel perbatasan
Curup- Kepahiang, ini bermula dari BM dan temannya RK yang hendak menuju kerumah
kakaknya. Namun secara tiba-tiba mereka diserang oleh laki-laki paru baya dengan parang, yang mengakibatkan putusnya urat tangan BM sebelah kiri.

Hal ini dijelaskan langsung oleh ibu kandung korban (BM) Eva. ”Tadinyo dio ndak ke rumah ayuknyo di arah tempel situ, masuk gang SLB situ rumahnyo, idak tau nyo malah keno bacok cak ini,” ungkapnya.

Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu (11/11) lalu ini, diketahui dilakukan oleh warga setempat, yang mana kondisi kejiwaannya memang sudah terganggu. ”Kalau kato orang situ, yang bacok anak aku ni orang situ la, tapi dio tu orang gilo galak kumat-kumatan tu na, orang ajo idak ado yang berani bukak pintu kalau dio la kumat,” sambungnya.

Sementara itu, BM yang sebelumnya di bawa ke klinik An-nisa simpang Nangko, mengatakan tidak sanggup untuk menangani BM, lantaran adanya 3 urat sehingg harus menjalankan operasi di RSUD Curup.

”Tadinyo kami la ke klinik Annisa, tapi kato tobo tu dak pacak cuma dijahit ajo, harus dioperasi, karno urat tangannyo putus, mangkonyo langsung di rujuk ke RSUD Curup, ” ujarnya.

Selain itu, dr Honey yang menjadi dokter jaga saat itu, menjelaskan bahwa operasi akan dilakukan pada saat itu juga (Sabtu) karena melihat keadaan tangan yang sudah mengalami putus pada urat tersebut.

”Kita takut bahaya, jadi operasi akan dilakukan sekarang juga (Sabtu sore), karena ada urat yang putus juga, dan darah terus keluar, takutnya kalau dibiarkan malah kurang darah nanti pasiennya, malah tambah bahaya,” jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, pihak keluarga tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran pelaku yang membacok anaknya tersebut merupakan orang tidak waras. ”Mau di bawak ke jalur hukum, orangnyo gilo, idak kan ado gunonyo, tapi kalau idak di tuntut malah bahayo, agek la di rembukkan dulu kek keluargo yang lain, cak mano bagusnyo,” tandasnya. (CW1)

Comments

comments

Iklan