Cetak Generasi Muda yang Unggul, Sekda : Guru Wajib Punya Strategi

HAJROLLAH/CE Kegiatan halal bihalal diaula dikbud kemarin.
HAJROLLAH/CE
Kegiatan halal bihalal diaula dikbud kemarin.

KEPAHIANG, CE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Zamzami Zubir, SE.MM mengingatkan kepada tenaga pengajar (Guru) yang ada diwilayah Kepahiang untuk memiliki strategi yang tepat. Tepat dalam artian mampu menjalankan tugasnya sebagai pencetak generasi muda yang unggul dan memiliki daya saing yang tinggi demi kemajuan kabupaten Kepahiang. “Profesi guru itu merupakan pekerjaan yang mulia maka dari itu mereka hendaknya tidak melakukan rutinitas hanya sebagai penggugur kewajibannya sebagai pengajar, melainkan harus memiliki strategi yang tepat supaya semua kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik yang merupakan generasi muda tersebut dapat dikembangkan secara maksimal demi terwujudnya insani yang madani dari seluruh aspek,” ujar sekda saat menyampaikan kata sambutannya diacara halal bihalal yang digelar oleh Dikbud Kepahiang pada senin (17/6) di aula Dikbud kemarin.

Dikatakan Sekda bahwa tidak bisa dipungkiri jika tugas seorang guru saat ini sangat rentan terhadap pelanggaran hukum terutama hukum perlindungan anak sehingga didalam menjalankan tugasnya para guru sangat ekstra hati-hati. “Zaman saya dulu kalau kita salah terus dipukul oleh guru itu tidak berani melapor keorang tua karena mereka pasti tidak akan dibela malahan ditambahin karena mereka tau jika guru sampai memukul itu pasti ada kesalahan, beda dengan sekarang jika ada anak dipukul guru terus anak tersebut melapor keorang tuanya malah orang tuanya melaporkan guru tersebut kepolisi dengan tuduhan melakukan kekerasan,” katanya. Ditambahkan Sekda untuk menghindari resiko melanggar hukum tersebut itulah tenaga pengajar harus meningkatkan strategi didalam menciptakan generasi yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap kemajuan Kabupaten Kepahiang. “Tidak semua kesalahan harus disanksi dengan kekerasan apalagi sudah bersifat menyakiti, kita bisa meningkatkan kedekatan emosional untuk mencarikan solusi supaya dapat merubah dan sekaligus memberikan masukan yang dapat meningkatkan semangat belajar para peserta didik,” tambahnya. Hal senada juga disampaikan oleh Plt Kadis Dikbud, Dr. Hartono, M.Pd bahwa guru harus menjalankan tugasnya secara profesional diseluruh aspek.
“Sosok guru itu merupakan figur yang harus memberikan contoh yang baik terhadap peserta didik mulai dari kedisiplinan, tingkah laku hingga aktifitas sehari-hari baik dilingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah,” pungkasnya. Acara kegiatan Halal Bi halal dengan tema “kembali ke fitri, menggali potensi diri, mempererat silaturahmi dan meningkatkan ilmu menuju insani yang madani” tersebut dihadiri oleh Sekda, Zamzami Zubir, SE.MM, Plt Kadis Dikbud, Dr. Hartono, M.Pd, Ketua MUI sekaligus sebagai penceramah dan seluruh kepala sekolah tingkat dasar di wilayah Kepahiang, dimana usai penutupan kegiatan tersebut para peserta Halal Bi halal langsung bersalam-salaman. (CE8)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.