Beranda Berita Daerah Lebong 5 Kecamatan Rawan Bencana Alam

5 Kecamatan Rawan Bencana Alam

40
0
Ist/CE Salah satu kondisi banjir yang terjadi di Lebong.

CE ONLINE – Kepala BPBD Lebong Fakhrurrozi S.Sos MSi bahwa, di Kabupaten Lebong ini nyaris ada potensi bencana alam. Kecuali tsunami karena jauh dari laut. Disisi lain ada 5 Kecamatan dalam Kabupaten Lebong yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Selasa, (20/10) malam lalu. Ke 5 Kecamatan tersebut yakni Lebong Utara, Amen, Lebong Tengah, Rimbo Pengadang, dan Pelabai.

Disebutkannya, untuk Kecamatan Lebong Utara sebanyak 4 Desa 1 Kelurahan yakni, Desa Lebong Tambang bencana tanah longsor mengakibatkan 1 unit rumah terdampak bagian dapur. Ladang Palembang bencana tanah longsor mengakibatkan tanah longsor di jalan raya. Desa Nangai Amen bencana banjir mengakibatkan sebanyak 70 unit rumah terdampak banjir, Desa Tunggang, dan Kelurahan Kampung Jawa gang Aliyah.

Kemudian bencana banjir di Kecamatan Amen terjadi di 5 Desa yakni Desa Sungai Gerong, Selebar Jaya, dan Payang Mbik mengakibatkan 50 unit rumah warga terdampak banjir. Selanjutnya, Kecamatan Lebong Tengah bencana banjir terjadi di Desa Karang Anyar mengakibatkan 4 unit rumah terdampak banjir, Kecamatan Rimbo Pengadang bencana tanah longsor terjadi di Desa Tik Kuto mengakibatkan tanah longsor di jalan raya. Dan yang terakhir Kecamatan Pelabai bencana banjir rerjadi di Kelurahan Tanjung Agung mengakibatkan bencana banjir dijalan raya.

“Sebagai penanggulangan dari BPBD terutama bertugas penyelamatan masyarakat dari ancaman bencana alam,” ungkapnya.
Menurutnya sejauh ini BPBD masih berkoordinasi dengan OPD terkait bantuan masa panik untuk masyarakat terdampak banjir. Dan mengenai bantuan tanggap bencana pihaknya masih berupaya. Dimana jika memang ada, maka masyarakat yang terdampak bencana akan kita salurkan. Mengingat cuaca yang sudah masuk musim penghujan, pihaknya menghimbau agar seluruh masyarakat tetap waspada dari berbagai ancaman.

“Selain itu diharapkan jika terjadi bencana agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah Desa setempat yang selanjutnya diterus ke BPBD,” tandasnya. (CE4)

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: