34 Orang Kontak Erat Terlacak

ILUSTRASI/NET

KEPAHIANG, CE – Penemuan baru kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dari klaster pasar, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang ketar ketir. Jumat, (26/6) Dibawah komando Kabid P2P Wisnu Irawan, S.Km, MM, langsung bergerak melakukan tracking terhadap orang orang yang pernah melakulan kontak erat terhadap pasien. Hasilnya didapatkan 34 orang yang dicurigai ada riwayat kontak terhadap pasien dan 1 diantaranya sudah diketahui reaktif dari hasil uji rapid.
“Tracking terhadap orang orangbyang memiliki riwayat kontak terhadap pasien sudah kami lakukan, ada 34 orang yang sekarang dalam pengawasan kami karena memiliki riwayat kontak terhadap pasien,” ungkap Wisnu.
Dari data tersebut tegas Wisnu, sudah dikatahui 1 orang yang reaktif dari hasil uji rapid yang dilakukan secara mandiri dari yang bersangkutan.
“Memang belum ada pemeriksaan baik itu rapid atau swab, langsung dari kami, tetapi ada 1 laporan yang kami terima, seorang perawat yang pernah merawat pasien selama berada di salah satu Klinik di Kepahiang yang hasil uji rapidnya mengarah reaktif,” jelasnya.
Masih dikatakannya, berdasarkan tracking yang dilakukan pihaknya sedikitnya ada 4 orang perawat pada klinik tersebut yang sempat melakukan perawatan terhadap pasien.
“Kemungkinan 34 orang hasil trackung ini akan langsung kita swab, tidak akan di rapid test lagi,” tukasnya.
Untuk diketahui, seperti pemberitaan sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan labor PCR Dinkes Provinsi Bengkulu, terkonfirmasi ada 1 warga Kecamatan Kabawetan yang positif Covid-19. Dengan status pasien 05. Yang bersangkutan diketahui berprofesi sebagai pedagang sayur. Saat ini Pasien 05 ini tengah menjalani perawatan dan pengawasan dari RSMY Bengkulu, karena memiliki gangguan pernafasan.Dengan adanya temuan baru pasien Positif Covid-19 kemarin, hingga saat ini di Kepahiang ditemukan ada 5 pasien Positif Covid-19, dan 3 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. (CE7)

Iklan

Comments are closed.