17 Warga Tunda Berangkat Haji

Ahmad Hafizzudin
Ahmad Hafizzudin

CURUP, CE – Dari 235 Calon Jemaah Haji (CJH) Rejang Lebong. Ada 17 CJH yang tidak melakukan pelunasan tahap 1. Adapun kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti CJH yang menunda keberangkatan atau ada CJH yang wafat.
“Ya ada 17 CJH yang tidak melakukan pelunasan tahap 1, penyebabnya ada beberapa macam seperti ada beberapa CJH yang sengaja menunda karena ingin berangkat bersama keluarga dan ada juga CJH yang sudah wafat sebelum waktu pelunasan,” ujar Kakan Kemenang RL melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Drs H Ahmad Hafizzudin MHi.
Dikatakan Hafizzudin untuk melengkapi kuota yang berkurang tersebut pihaknya sudah mengusulkan kekanwil untuk memasukkan CJH sesuai daftar tunggu bahkan pihaknya juga mengusulkan Untuk diperioritaskan CJH yang sudah usia lanjut.
“Kita sudah usulkan kekanwil untuk mengganti CJH yang menunda keberangkatan tahun ini, bahkan kita usulkan untuk memperioritaskan CJH yang sudah usia lanjut seperti CJH yang sudah berusia diatas 70 tahun yang ada di daftar tunggu tetapi untuk hanya sebatas usulan sedangkan keputusan itu ada di pusat apakah di terima atau tetap berdasarkan Urutan daftar tunggu tanpa memperhatikan usia dan khusus untuk CJH yang wafat itu dapat diganti dengan keluarga terdekat Misalnya CJH yang wafat itu seorang suami maka dapat digantikan oleh istri ataupun anaknya,” sampai Hafizzudin.
Lanjut Hafizzudin setelah nama CJH pelengkap kuota sudah keluar maka harus melakukan pelunasan pada tahab 2 dan setelah pelunasan tahap 2 ternyata kuota kembali berkurang maka tidak bisa lagi di tambah.
“Setelah nama-nama pelengkap kuota nanti sudah keluar maka mereka harus segera melakukan pelunasan supaya mereka dapat mengikuti tahapan seperti cek kesehatan,Rekam biometrik, pembuatan paspor dan tahapan lainnya akan tetapi jika sebelum pemberangkatan ternyata ada CJH kita yang wafat maka tidak bisa lagi diganti,” sampainya.
Ditambahkan Hafizzudin bahwa saat ini CJH RL sudah masuk tahapan suntik miningitis oleh pihak dinas kesehatan dan juga penempahan baju batik yang akan dipakai saat pemberangkatan.
“Saat ini para CJH sedang melakukan suntik miningitis dan kita juga sudah mengingatkan kepada para CJH untuk menjahit pakaian batik untuk dipakai saat manasik haji maupun pemberangkatan,” pungkasnya.(CE8)

Comments

comments

Iklan

Comments are closed.