Beranda Berita Daerah 17 Kendis Operasional Belum Dikandangkan

17 Kendis Operasional Belum Dikandangkan

5
0
ADIT/CE Saat penarikan mobil kendaraan dinas milik Pemkab Lebong (7/4)

CE ONLINE – Pemerintah Kabupaten Lebong kembali melakukan pemeriksaan kendaraan dinas (kendis) di lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pemeriksaan ini dikhususkan untuk roda empat.

Plt. Kepala BKD Lebong, Erik Rosadi, SSTP, M.Si melalui Kabid Aset Rizka Putra Utama, M.Si mengatakan bahwa ada 67 unit Kendis operasional Pemkab Lebong, saat ini masih tersisa 17 unit lagi yang belum berhasil di kandangkan.
“Meski kendaraan dinas (kendis) milik Pemkab Lebong telah diperpanjang sesuai dengan surat Bupati, namun hingga kemarin dari total 67 unit kendis operasional milik Pemkab Lebong, masih tersisa 17 unit lagi yang belum berhasil dikandangkan dan diterima,” ungkapnya.

Menurutnya yang belum berhasil di tarik ini, beberapa unit diantaranya dalam kondisi rusak berat. Dimana hal tersebutlah yang menjadi kendala pihaknya untuk menertibkan Kendis operasional tersebut.
“Yang paling banyak, kendis dibawah kewenangan Dinas PUPR-Hub Lebong dari total 14 unit, baru 8 unit yang berhasil kita tertibkan sedangkan 6 lainnya belum,” terangnya.

Disisi lain, ia mengaku jika beberapa kendis operasional yang telah ditertibkan ini beberapa diantaranya sudah digunakan kembali oleh OPD terkait. Seperti kendis operasional BPBD, Tagana dan mobil Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) yang sifatnya harus stand by, yang saat ini digunakan untuk penanganan bencana di Kecamatan Uram Jaya dan Bingin Kuning.
“Setelah kami cek fisiknya, kendaraan tersebut kami serahkan kembali ke OPD terkait karena sifatnya yang urgent,” tuturnya.

Dirinya mengimbau bagi OPD yang belum mengembalikan kendis operasional diharapkan untuk segera mengembalikan kendis dimaksud agar dapat disampaikan ke Bupati Lebong.
“Setelah selesai ditarik seluruhnya, laporan ini akan kami sampaikan kepada Bupati. Nanti tergantung bagaimana petunjuk pimpinan untuk teknis selanjutnya,” singkatnya.

Adapun jenis pemeriksaan yaitu cek fisik, kelayakan penggunaan, kesesuaian nomor kendaraan dinas dan STNK-nya.
“Karena ada kemungkinan besar yang sudah tidak layak lagi, terutama yang terkait dengan kendaraan dinas jabatan,” tutup nya. (CE8)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: