Beranda Berita Daerah Kepahiang Peta Sebaran Covid-19, Kecamatan Kepahiang Catat Kasus Terbanyak

Peta Sebaran Covid-19, Kecamatan Kepahiang Catat Kasus Terbanyak

23
0
JACK/CE Tim Penegakan Disiplin saat melakukan operasi yustisi Protokol Kesehatan

CE ONLINE – Sejak pertama kali ditemukannya pasien konfirmasi Corona Virus Disease 2020 atau Covid-19 di Kabupaten Kepahiang pada pertengahan April lalu, sampai dengan pertengahan Oktober ini, sudah ada 60 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Informasi diperoleh CE, bahwa dari 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang, Kecamatan Kepahiang mencatat kasus terbanyak yakni 22 kasus, sedangkan kasus paling sedikit yakni Kecamatan Seberang Musi dengan 1 kasus.

“Ada yang kami syukuri sampai dengan hari ini (Kemarin, red) pasien kita hanya tinggal 9 orang yang masih harus menjalani isolasi dan pantauan, dari total kasus sebanyak 60 orang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang H Tajri Fauzan, S.KM, M.Si, melalui Kabid P2P Wisnu Irawan, S.Kep, MM.
Selain jumlah pasien konfirmasi yang mendekati 0 (Nol) sambung Wisnu, hasil tracking yang dilakukan pemeriksaan swab pun hanya tinggal hitungan jari, tidak sampai puluhan lagi seperti adanya ledakan kasus beberapa waktu lalu.

Namun yang menjadi catatan tegas Wisnu, dari 8 kecamatan di Kabupaten Kepahiang, semuanya sudah menyumbangkan kasus, dan pernah menempati zona merah kerawanan Corona.
“Catatan kita sekarang ini yang masih harus kita waspadai, kalau seluruh kecamatan di Kepahiang sudah ada kasus. Bahkan sampai dengan hari ini (Kemarin, red), masih ada 3 kecamatan yang masih berstatus merah,” ujarnya.

Tiga kecamatan itu sampai Wisnu adalah Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang dan Kecamatan Kabawetan dengan total pasien sebanyak 9 orang. 8 diantaranya menjalani isolasi secara mandiri 1 orang, isolasi di rumah isolasi yang ada di Kecamatan Kabawetan. Sedangkan untuk sebaran kasus konfirmasi sampai dengan kemarin diterangkan Wisnu, sebangai berikut.

Kecamatan Merigi 5 kasus, Ujan Mas 6 Kasus, Kepahiang 22 Kasus, Kabawetan 9 Kasus, Tebat Karai 2 kasus, Seberang Musi 1 kasus, Muara Kemumu 10 kasus, dan Kecamatan Bermani Ilir 5 kasus.
“Kalau bisa diminta, dan tentu saja bisa kalau kita kompak untuk sama-sama mematuhi Promes, cukuplah sampai 60 kasus itu saja, jangan ada lagi penambahan, agar kita bisa kembali normal,” tukas Wisnu. (CE7)

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: