Beranda Berita Daerah Curup Metropolis 7 Kali Nikah, Masih Perkosa Anak

7 Kali Nikah, Masih Perkosa Anak

4505
0
HABIBI/CE PERIKSA : Penyidik unit PPA Satreskrim Polres RL saat melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur.

CE ONLINE – Malang dialami Bunga (16) –bukan nama sebenarnya– warga Kecamatan Sindang Kelingi. Ini setelah Bunga menjadi korban persetubuhan anak dibawah umur. Mirisnya, pelaku merupakan ayah tiri korban yang berinisial BA (56).
Informasi diperoleh wartawan, persetubuhan yang dialami korban terjadi pada Februari 2020 lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Dimana pelaku saat itu, mengajak korban yang merupakan anak tirinya untuk melakukan cek darah. Namun bukannya cek darah, justru korban diajak pelaku ke sebuah pondok sawah yang tidak jauh dari desa tempat tinggalnya. Dari pegakuan korban, kala itu dirinya dipaksa oleh pelaku sehingga terjadilah persetubuhan.

Baca Juga:

Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Bhudiono SIK MH melalui Kanit PPA, Aipda Desy Oktavianti membenarkan pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus tersebut. Bahkan Kamis (10/9) terduga pelaku sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan secara insentif.
“Jadi, awalnya korban pulang dari kebun. Tiba-tiba korban diajak oleh terlapor ini dengan tujuan cek darah. Dimana terlapor bilang, kalau darah korban sama dengan terlapor, maka terlapor bisa menjadi wali nikah kalau nanti korban nanti akan menikah. Dengan perkataan terlapor, lantas korban mempercayainya,” ujar Kanit PPA kepada wartawan, Jumat (11/9) kemarin.
Percaya perkataan terlapor, korban pun ikut terlapor. Hanya saja, bukannya cek darah. Korban akhirnya diajak ke sebuah pondok di areal persawahan desa setempat.
“Korban langsung disetubuhi terlapor secara paksa. Meski korban sempat melakukan perlawanan,” sampainya.
Ditambahkan Kasat Reskrim AKP Ahmad Musrin Muzni SH MSi bahwa kasus persetubuhan anak dibahwa umur tersebut sudah dilaporkan orang tua korban ke pihak kepolisian pada 25 Juli lalu.
“Pelaku baru berhasil kita amankan malam tadi (Kamis, red). Karena pelaku sebelumnya sempat buron dari kejaran petugas,” katanya.
Sementara itu, BA terduga pelaku saat diwawancara di ruang unit PPA Polres Rejang Lebong mengelak telah menyetubuhi anak tirinya. Meskipun demikian, terlapor mengakui bahwa sudah menikah hingga 7 kali selama hidupnya.
“Sudah 7 kali pak, punya 13 anak. 1 diantaranya anak tiri saya itu (korban,red),” pungkasnya. (CE5)

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: